Putra Putri Remaja Nusantara ini merupakan ajang Pageant Remaja yang mengusung kampanye hidup Smart , Creative dan Inspiratif buat generasi muda di Indonesia. Sebuah ajang yang diharapkan dapat mencetak remaja – remaja inspirator dalam setiap aktifitas pembelajaran disekolah maupun kegiatan ekstrakurikuler diluar sekolah. Sebutlah Aurel perwakilan putri remaja nusantara dari wilayah Jakarta yang merasa sangat bangga bisa ikut menginspirasi remaja di seluruh Indonesia untuk terus berprestasi dan mengembangkan kreatifitasnya disamping prestasi di sekolah.
Prinsip kreatifitas adalah motivasi yang tinggi untuk terus berkarya, maka kehadiran ajang ini perlu terus diangkat agar remaja Indonesia bisa meningkatkan kiprahnya demi mewujudkan Indonesia Maju 2045 nanti. Memulai prestasi sejak umur 4 tahun dibidang modeling, Aurel terus menjuarai berbagai event di DKI dengan bidang entertainment seperti membintangi sejumlah iklan dan sinetron. Sederet kegiatan Aurel dengan iklan susu, sanggar acting sanggar ananda bahkan lomba dance antar sekolah Jabodetabek, tidak menjadikannya meninggalkan proses pembelajaran di sekolah,
Mama Aurel sebagai manajernya di dunia casting selalu mendampingi dan mengajari konsep hidup seimbang dalam belajar dan berkarya. Debut pertama aurel sebagai pemeran utama di film “Si bungsu dan pisau bertuah” bersama MNC, kemudian “Ratapan Cucu Tiri” bersama Trans TV menjadikan kekompakan Aurel dan mamanya sebagai manajer artis semakin kuat. Berlanjut di sinetron “Rindu Tiara” bersama Anjasmara dan “Tuyul dan Mba Yul Reborn” produksi MVP, sinetron “Catatan Harian Aisha” Bio One produksi RCTI. Semua perjalanan itu adalah bukti bahwa kreatifitas diluar sekolah justru tidak menjadi penghalang bagi siapapun untuk bisa juga berprestasi dalam kegiatan belajar disekolah.
Terakhir pengalaman Aurel mendapatkan best young actress dalam film “faked” dan nominasi puteri cilik Indonesia 2021, menjadikannya aktif berkampanye melalui Putri Remaja Nusantara. Semangat berprestasi dalam segala bidang harus terus ditumbuhkan bagi generasi milenial kita, agar bisa bersaing di dunia kerja. Dengan memupuk semangat berprestasi yang kuat, akan menjadikan mereka tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga menggali minat pribadi dan bakat mereka. Dengan begitu, mereka dapat meningkatkan kualitas diri mereka secara holistik dan menjadi individu yang lebih berdaya. Semangat berprestasi membantu generasi milenial untuk tetap adaptif dan responsif terhadap perubahan ini. Mereka belajar untuk menghadapi tantangan baru dengan semangat positif dan berpikir kreatif dalam mencari solusi.














Komentar