Jakarta, indomaritim.com – Kemitraan strategis sejalan dengan pedoman yang ditetapkan oleh Presiden Republik Prancis, Emmanuel Macron dan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, saat acara jamuan makan malam kerja tanggal 23 Januari 2026 di Istana Elysée diimplementasikan dalam penguatan kerja sama bilateral.
Penguatan kerja sama ini antara lain di bidang pertanian dan pembangunan berkelanjutan; penelitian dan inovasi.
Dengan dimulainya Tahun Inovasi Prancis-Indonesia 2026, Elisabeth Claverie de Saint Martin, Presiden Direktur Pusat Kerja Sama Internasional di bidang Penelitian Pertanian untuk Pembangunan (Cirad), akan melawat ke Indonesia dari Senin, 2 Februari sampai Kamis, 5 Februari 2026.
Tentang CIRAD
CIRAD merupakan badan penelitian dan keahlian pertanian Prancis yang berfokus pada pertanian di wilayah tropis. CIRAD juga hadir di sekitar 50 negara di seluruh dunia.
Kehadirannya di Indonesia memiliki kantor tetap di Jakarta selama lebih dari 40 tahun dan telah berkontribusi mengembangkan berbagai program modernisasi pertanian bersama mitra pemerintah maupun swasta di Indonesia.
Agenda Utama Elisabeth Claverie de Saint Martin di Indonesia adalah melakukan pertemuan wicara dengan sejumlah pejabat tinggi Indonesia serta mengunjungi Sekretariat ASEAN untuk membahas prospek kerja sama regional dalam bidang pertanian berkelanjutan dan penelitian agronomi.
(Haresti).








Komentar