Disdik DKI Gelar Festival Karya Anak Jakarta

Daerah, Pendidikan98 Dilihat

Jakarta, indomaritim.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta menggelar Festival Karya Anak Jakarta 2026. Mengusung tema “Gerak, Bikin, Tunjukin”, kegiatan ini menjadi ruang ekspresi bagi peserta didik untuk menampilkan kreativitas, inovasi, serta hasil pembelajaran di ruang publik.

Kepala Disdik DKI Jakarta, Nahdiana, mengatakan festival ini merupakan bagian dari upaya mendorong transformasi pendidikan. Tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter, kreativitas, dan keterampilan abad ke-21.

“Festival ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa proses pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang aktif, kreatif, dan percaya diri dalam menampilkan karya kepada masyarakat,” ujar Nahdiana di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/4/2026).

Selaras dengan filosofi Taman Bendera Pusaka yang menggabungkan tiga taman sekaligus, yaitu Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat, untuk menciptakan kawasan hijau yang lebih luas dan terhubung bagi warga, Festival Karya Anak Jakarta 2026 diikuti ribuan peserta didik dari berbagai jenjang, mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dan kejuruan di seluruh DKI Jakarta. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah kolaboratif dalam kerangka Jakarta Kanvas Pelajar, yang mendorong partisipasi aktif siswa dalam menunjukkan karya dan kompetensinya.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya oleh paduan suara siswa SMAN 34 Jakarta. Kegiatan kemudian dimeriahkan dengan drum band, parade pelajar, pertunjukan seni, serta berbagai penampilan yang merepresentasikan keberagaman bakat peserta didik.

“Berbagai atraksi ditampilkan, mulai dari parade kostum profesi, parade bakat seperti silat, karate, marawis, angklung, hingga egrang, demonstrasi keterampilan siswa SMK, serta pertunjukan seni musik dan tari,” kata Nahdiana.

Selain itu, keterlibatan duta pelajar seperti Polisi Cilik, Dokter Kecil, Prabu, Duta Inovasi, dan lainnya turut memperkaya rangkaian kegiatan. Partisipasi juga ditunjukkan oleh siswa SMK melalui pameran dan demonstrasi lebih dari 50 bidang keahlian dari 25 sekolah di seluruh wilayah Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu.

“Ini mencerminkan semangat dan kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan industri,” ujar Nahdiana.

Kemeriahan festival ditutup dengan penampilan karya busana siswa SMK yang mengangkat budaya tradisional Indonesia. Melalui kegiatan ini, Disdik DKI Jakarta menegaskan komitmennya menghadirkan pendidikan yang inklusif, partisipatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi satuan pendidikan untuk terus menciptakan ruang pembelajaran yang inovatif serta mendorong peserta didik berani bergerak, berkarya, dan menunjukkan potensi terbaiknya,” pungkas Nahdiana. (ASM).

Adv Banner

Komentar

Berita Terbaru