Fakultas Kesehatan Masyarakat Unhas Luluskan Dua Doktor Baru

Nanda Masraini Daulay Lulus Cumlaude Doktor Kesehatan Masyarakat

Daerah53 Dilihat

Makassar, indomaritim.com – Program Doktor Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin (Unhas) meluluskan dua doktor baru di bidang ilmu kesehatan masyarakat dalam sidang promosi doktor yang berlangsung di kampus FKM Unhas,  Tamalanrea, Makassar, Selasa (12/5/2026).

Dekan FKM Unhas Prof. Sukri Palatturi, SKM, M.Kes, M.Sc.PH. Ph.D, merangkap sebagai promotor memimpin sidang promosi  untuk promovenda Nanda Masraini Daulay, dan Jumartin Gerung. Nanda adalah dosen Universitas Aufa Royhan di Kota Padangsidempuan, Sumatera Utara, sedangkan  Jumartin Gerung dosen di Universitas Mandala Waluya, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Nanda Masraini mempertahankan disertasinya dengan judul “Poda na Lima dalam Pencegahan Stroke Sekunder Melalui Pemberdayaan Keluarga di Kota Padangsidempuan”. Bertindak sebagai penguji adalah: Prof. Dr. Nur Nasry Noor, SKM, M.Kes; Prof. Dr. Lalu Muhammad Saleh, SKM, M.Kes, Prof. Dr. Rajab Ritonga, M.Si (penguji eksternal); Dr. Shanti Riskiyani, SKM, M.Kes, dan Dr. Anto, SKM,.

Pada ujian tersebut Nanda Masraini Daulay dinyatakan lulus dengan predikat Cumlaude setelah menguraikan hasil penelitiannya tentang pencegahan stroke sekunder dikaitkan dengan Poda na lima dalam masyarakat Batak. Menurut Nanda, rendahnya kesadaran masyarakat tentang faktor resiko stroke, kurangnya pengetahuan tentang gejala stroke, serta belum optimalnya pelayanan kesehatan menjadi tantangan serius dalam upaya mencegahan penyakit stroke berulang (stroke sekunder).

Dalam konteks seperti itu, nilai-nilai Poda na Lima, sebuah konsep budaya Batak berisi lima prinsip dalam kehidupan sosial: bersihkan hatimu; bersihkan badanmu; bersihkan pakaianmu; bersihkan rumahmu, dan bersihkan halaman rumahmu, dapat digunakan dalam pemberdayaan keluarga untuk pencegahan stroke berulang.

Sementara itu promovenda Jumartin Gerung mempertahankan disertasinya dengan judul “Model Dukungan Integratif Keluarga untuk Kesehatan Jiwa Pasien TB Komorbid di Kota Kendari”. Bertindak sebagai penguji adalah Prof. Dr. Muhammad Tamar, M. Psi; Prof. Dr. Rajab Ritonga (penguji luar); Dr. Shanti Riskiyani, S.KM. M.Kes; Dr. Wahiduddin, S.KM, M.Kes; Dr. Agus Bintara Birawida, S.Kel, M.Kes.

Jumartin Gerung dinyatakan lulus sebagai doktor kesehatan masyarakat dengan predikat sangat memuaskan. Disertasinya membahas peran dukungan keluarga dalam kesehatan jiwa  pasien tubercolosis (TBC) dengan komorbid seperti diabetes, HIV, hepatitis, atau ganguan kesehatan mental. Menurut Jumartin, pemahaman keluarga tentang TBC komorbit masih terbatas. Oleh karena itu, dukungan keluarga merupakan faktor kunci dalam menjaga kesehatan jiwa pasien TBC komorbid. (HAA)

 

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar