Nelayan Babel Dihimbau Tidak Melaut

Kondisi laut hujan lebat dan angin kencang dampak El Nino

Daerah51 Dilihat

Pangkalpinang, indomaritim.com – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Budi Utama mengingatkan nelayan untuk sementara tidak melaut guna mewaspadai dampak fenomena El Nino yang memicu hujan lebat disertai angin kencang dan gelombang tinggi di perairan daerah itu.

“Selama fenomena El Mino ini diharapkan nelayan tidak melaut untuk menghindari kecelakaan kapal di laut,” kata Kepala BPBD Babel Budi Utama di Pangkalpinang, Minggu, seperti dikutip dari Antara.

Ia mengatakan perubahan cuaca ekstrem akibat fenomena El Nino di perairan Kepulauan Babel diperkirakan terjadi hingga awal Juni 2026, sehingga masyarakat pesisir khususnya para nelayan untuk tidak beraktivitas mencari ikan di tengah laut.

“Potensi kecelakaan kapal nelayan di tengah laut cukup tinggi, seperti kejadian beberapa waktu lalu kapal nelayan Bangka tenggelam akibat diterjang angin kencang,” ujarnya.

Ia menyatakan perubahan cuaca ekstrem di perairan laut berlangsung cepat dan terjadi secara tiba-tiba yang sulit diprediksi, sehingga sangat membahayakan keselamatan para nelayan yang beraktivitas di tengah laut.

“Perubahan cuaca yang cepat ini harus diwaspadai para nelayan. Di saat kondisi cuaca tenang tiba-tiba saja hujan lebat disertai angin kencang yang memicu gelombang laut meningkat yang membahayakan keselamatan pelayaran, khususnya kapal nelayan tradisional di daerah ini,” katanya.

Selama liburan akhir pekan ini pihaknya juga mengimbau pengunjung objek wisata pantai untuk berhati-hati dan selalu menjaga anak-anaknya bermain dan mandi di pantai.

“Kita bersama pengelola objek wisata pantai ini terus menyosialisasikan dan mengimbau. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar