Remaja Korban Tenggelam di Pantai Suak Ribee, Meulaboh Belum Ditemukan

Daerah60 Dilihat

Meulaboh, indomaritim.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat bersama Basarnas, Satpol Airud, TNI melakukan pencarian terhadap Harita Haziq (15), seorang remaja yang dilaporkan tenggelam di Pantai Suak Ribee, Meulaboh, kabupaten setempat sejak Senin (18/5) sore.

“Hingga saat ini upaya pencarian terhadap korban masih terus kami lakukan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat Teuku Ronal di Meulaboh, Selasa seperti dikutip dari Antara.

Teuku Ronal menjelaskan, Harita Haziq sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret gelombang laut saat sedang mandi bersama rekan-rekannya di Pantai Gampong Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Korban diketahui merupakan warga Perumahan Komplek Army, Gampong Leuhan, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Teuku Ronal mengatakan insiden korban tenggelam tersebut terjadi pada Senin (18/5) sekitar pukul 17.00 WIB, saat korban bersama delapan temannya sedang mandi di pantai sebelum akhirnya terseret arus laut yang kuat.

“Saat sedang mandi, sejumlah remaja ini terseret arus. Hanya korban yang tidak berhasil menyelamatkan diri sehingga terseret arus,” ujar Teuku Ronal.

Rekan-rekan korban kemudian mendatangi Mako BPBD Aceh Barat guna melaporkan peristiwa tersebut kepada petugas, karena jarak antara lokasi kejadian dengan pos berada sekitar satu kilometer.

Untuk memaksimalkan operasi pencarian di sekitar lokasi kejadian, tim gabungan telah menyiagakan sejumlah armada dan peralatan penyelamatan, antara lain dua unit mobil D-Max, satu unit perahu karet beserta perlengkapan, satu unit perahu karet milik Basarnas, satu unit kendaraan taktis pantai.

Sebagai upaya memaksimalkan pencarian, pihaknya juga sudah mendirikan tenda di lokasi kejadian, serta sejumlah perlengkapan guna memudahkan upaya pencarian terhadap korban tenggelam.

Teuku Ronal mengatakan operasi pencarian ini dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan berbagai unsur demi mempercepat penemuan korban. Instansi dan unsur yang terlibat di lapangan meliputi BPBD Aceh Barat, damkar dan petugas rescue regu satu, Basarnas Pos Meulaboh, Satpol Airud Polres Aceh Barat, TNI, serta masyarakat.

Teuku Ronal mengatakan tim gabungan terus berupaya melakukan penyisiran di area pantai, dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

BPBD Aceh Barat mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi gelombang tinggi di sekitar pantai barat Aceh Barat saat ini masih sangat berisiko. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar