Israel Tak Punya Hak Rendahkan Aktivis Armada Gaza

Internasional46 Dilihat

Istanbul, indomaritim.com – Menteri Luar Negeri Italia Antonio Tajani menegaskan bahwa Israel tidak punya hak merendahkan para aktivis armada kemanusiaan Global Sumud, yang kapal-kapalnya dicegat dan ditahan oleh otoritas Tel Aviv dalam perjalanan mereka menuju Gaza.

“Saya marah. Israel berhak membela diri, tetapi tidak berhak mempermalukan tahanan, orang-orang tak berdaya yang tidak melakukan tindakan kekerasan dan bukan teroris,” kata Tajani kepada surat kabar Avvenire, Kamis seperti dikutip Antara.

Menurut dia, Israel harus bisa membedakan antara mempertahankan blokade laut dan “menjunjung martabat dan keselamatan seseorang”.

Tajani menambahkan bahwa Italia menuntut penjelasan dari pemerintah Israel setelah kepala keamanan nasional Itamar Ben-Gvir mengunggah video di media sosial yang menunjukkan dirinya mencemooh aktivis pro Palestina yang tangannya diikat dan dipaksa berlutut, setelah ditahan oleh pasukan Israel di perairan internasional.

“Bagi kami, ini sudah melanggar batas. Saya harus tegaskan kepada Israel bahwa insiden seperti ini hanya akan semakin mengisolasi Israel, bahkan di antara mitra-mitra terdekatnya,” ujar Tajani.

Ia menegaskan kembali bahwa Italia akan mengevaluasi sikap politiknya dan menilai tindakan apa yang harus diambil di tingkat Eropa.

“Bahkan mereka yang tidak setuju atau menganggap gerakan armada kapal sebagai tindakan provokatif tidak dapat mentoleransi perlakuan terhadap warga sipil tak bersenjata seperti ini,” kata Tajani.

Ia juga memperbarui seruan Italia untuk pemulangan segera para tahanan, dan menggarisbawahi kemungkinan pemberlakuan sanksi bagi Israel. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar