Banyuwangi, indomaritim.com– PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memperkuat kesiapan layanan pelabuhan penyeberangan Ketapang (Banyuwangi)-Gilimank (Bali) pada momentum libur panjang Hari Raya Idul Adha 2026.
Menurut Antara, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo menyampaikan langkah ini dilakukan untuk memastikan arus mobilitas masyarakat dan distribusi logistik tetap berjalan lancar dan aman di tengah potensi lonjakan trafik penyeberangan.
“Perusahaan telah melakukan langkah antisipasi secara menyeluruh untuk memastikan operasional penyeberangan tetap berjalan optimal selama periode libur panjang,” katanya dalam keterangannya di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu.
Selain terus memperkuat kesiapan layanan dan operasional di seluruh lintasan utama, lanjut Heru, ASDP juga memastikan aspek keselamatan, kenyamanan dan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi seluruh pengguna jasa.
“Sepanjang Mei 2026, momentum libur panjang di lintasan Ketapang-Gilimanuk menunjukkan pertumbuhan trafik positif, dan pada arus berangkat kenaikan tercatat 13,5 persen hingga 36,1 persen, sedangkan arus balik meningkat sekitar 22,3 persen hingga 24 persen,” ujarnya.
Sekretaris PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Windy Andale menambahkan, di lintasan Ketapang-Gilimanuk memperkuat kapasitas layanan melalui perbantuan armada KMP Roditha untuk menjaga kelancaran arus penyeberangan di Selat Bali itu.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jasa untuk membeli tiket secara mandiri melalui platform digital Ferizy dan datang ke pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan pada tiket, ini penting untuk mendukung distribusi kendaraan yang lebih tertib dan mencegah penumpukan di area pelabuhan,” katanya.
Windy menambahkan, untuk antisipasinya ASDP menyiapkan 28 hingga 33 kapal feri yang disesuaikan dengan tingkat kepadatan dan perusahaan juga mengoptimalkan delaying system di sejumlah titik buffer zone untuk mengatur distribusi kendaraan menuju pelabuhan agar antrean tetap terkendali.
“Posko mini turut disiagakan selama periode libur panjang guna memperkuat koordinasi operasional dan pelayanan di lapangan,” katanya. (RR)








Komentar