Mitigasi Kebakaran di Pesisir Lewat Perahu Pemadam

Sangatta, indomaritim.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kutai Timur, Kalimantan Timur, melakukan mitigasi kebakaran lahan maupun bangunan di kawasan pesisir dengan pemukiman yang didominasi di bantaran sungai hingga pinggir laut, lewat bantuan dua perahu pemadam.

Dua armada perahu cepat tersebut telah diserahkan kepada Kecamatan Sangkulirang dan Manggala Agni Daops Sangkima, Sangkulirang, pada Kamis 2 Juli kemarin, sebagai langkah antisipasi jika terjadi kebakaran.

“Bantuan ini sudah diserahkan pak bupati kemarin langsung di Sangkulirang, sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana kebakaran, baik kebakaran permukiman maupun kebakaran hutan atau lahan di kawasan pesisir,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Sulastin di Sangatta, Jumat seperti dikutip Antara.

Penyerahan bantuan dua armada ini merupakan langkah penting dalam mempercepat respons penanganan kebakaran, sekaligus sebagai persiapan menghadapi siklus cuaca ekstrem pada kemarau yang diperkirakan mulai Agustus tahun ini.

Bantuan perahu pemadam diberikan karena kawasan tersebut dinilai rawan dan sering terjadi kebakaran, sehingga perahu cepat tersebut akan mampu memangkas waktu menuju lokasi saat terjadi kedaruratan.

Dengan kolaborasi antara pihak kecamatan dan Manggala Agni di Sangkulirang, kata dia, maka penanganan keadaan kedaruratan bisa dilakukan respon lebih cepat, sehingga bencana yang mungkin terjadi tidak meluas.

Perahu pemadam yang diserahkan tersebut merupakan armada dengan spesifikasi tangguh untuk kawasan yang dekat dengan perairan, yakni dilengkapi dengan alat pemadam kebakaran modern serta ditopang oleh dua mesin bertenaga besar, masing-masing berkapasitas 600 PK.

Keunggulan dari perahu pemadam itu antara lain  sistem pompa yang mampu menyedot air laut secara langsung, kemudian disemprotkan melalui nozzle khusus. Sistem ini efektif untuk karakteristik wilayah Sangkulirang yang memiliki banyak permukiman padat penduduk di atas air atau yang berdekatan dengan laut.

“Sedangkan daya jangkau semprotan air dari perahu ini adalah mampu menjangkau jarak hingga 25 meter, sehingga dapat menjangkau titik api di area yang sulit diakses oleh armada pemadam kebakaran di darat,” ujar Sulastin. (HAA)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar