Terus Dicari, Bocah Tenggelam di Sungai Tembes, Jambi

Mandi di pinggir sungai, lalu terseret arus sungai

Daerah195 Dilihat

Jambi, indomaritim.com – Tim Basarnas Jambi melalui SAR gabungan yang terdiri dari Pos Pencarian dan Pertolongan (Pos SAR) Bungo bersama instansi terkait dan masyarakat, melakukan operasi SAR mencari seorang bocah yang dilaporkan tenggelam di Sungai Tembesi, Jambi.

Korban seorang anak laki-laki berusia delapan tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Tembesi Pauh, Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi dan tim saat ini masih terus melakukan pencarian, kata Humas Basarnas Jambi M Luthfi, di Jambi Jumat.

Menurut Antara, korban diketahui bernama Muhammad Fajri Setiawan, warga RT 05 RW 02, Kelurahan Pauh, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis sore (2/7) sekitar pukul 15.30 WIB. Kejadian bermula saat korban bersama rekan-rekannya pergi untuk mandi di aliran Sungai Tembesi Pauh. Namun, di tengah aktivitas tersebut, korban mendadak tenggelam dan hilang terseret arus sungai.

Upaya pencarian awal sempat langsung dilakukan oleh pihak Polsek setempat serta warga sekitar, namun hingga malam hari korban belum berhasil ditemukan.

Laporan resmi mengenai kondisi membahayakan manusia ini diterima oleh Pos SAR Bungo pada Jumat (3/7) personel Damkar Pauh dan merespons laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Jambi menggerakkan tujuh personel Rescue dari Pos SAR Bungo menuju lokasi kejadian dengan Menempuh jarak sekitar 102 KM waktu perjalanan kurang lebih 3,5 jam.

Tim rescue tiba di lokasi dengan membawa peralatan lengkap seperti Rescue Car Hilux, Luxury Craft Rubber (LCR)/perahu karet, serta peralatan medis, evakuasi, dan komunikasi.

Setelah tiba di lokasi Tim SAR Gabungan langsung melaksanakan briefing dan membagi pergerakan menjadi 2 Search Rescue Unit (SRU) untuk menyisir sungai di bawah kondisi cuaca berawan.

⁠Tindakan tim SRU 1 (Rescue Pos SAR Bungo) melakukan penyisiran di sepanjang sisi kanan sungai ke arah hilir sejauh toga kilometer dan tim ⁠SRU 2 (Damkar Pauh dan BPBD Sarolangun melakukan penyisiran di sepanjang sisi kiri sungai ke arah hilir sejauh tiga kilometer.

Operasi SAR ini berjalan dengan sinergi penuh yang melibatkan berbagai unsur di lapangan, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Bungo, Damkar Pauh, Polsek Pauh, BPBD Sarolangun, serta dibantu oleh masyarakat sekitar yang bahu-membahu melakukan pencarian.

Hingga saat ini tim SAR Gabungan masih terus mengupayakan pencarian secara maksimal di sepanjang aliran Sungai Tembesi dengan harapan korban dapat segera ditemukan. (Edo)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar