Eks Balai Benih Ikan Langko Jadi Area Wisata Mancing

Daerah, Info Maritim140 Dilihat

Sigi, indomaritim.com – Bupati Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng), Moh Rizal Intjenae  menyebutkan bekas Balai Benih Ikan di Desa Langko Kecamatan Lindu bisa dikembangkan menjadi kawasan wisata mancing termasuk pada saat pelaksanaan Festival Danau Lindu (FDL) 2026.

“Lahan bekas balai benih itu cukup luas, bisa dikembangkan menjadi kolam pemancingan dan menjadi daya tarik wisata baru melalui penyelenggaraan lomba memancing,” kata Rizal saat ditemui awak media di Sigi, Minggu.

Menurut Antara, Rizal mengemukakan melalui pengembangan kawasan wisata di Danau Lindu dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan di daerah tersebut.

“Harapannya memang Danau Lindu menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Sulawesi Tengah yang mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara,” ucapnya.

Ia menuturkan salah satu tujuan pelaksanaan Festival Danau Lindu tahun 2026 tidak hanya untuk mengenalkan potensi wisata, melainkan sebagai media promosi yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Ada konsep baru yang sedang dikembangkan pada FDL tahun ini dengan mengadopsi sejumlah strategi yang diterapkan Kabupaten Banyuwangi dalam membangun sektor pariwisata seperti melalui pengembangan sport tourism yang dipadukan dengan Festival Danau Lindu,” sebutnya.

Diketahui pelaksanaan FDL tahun 2026 bertemakan Merayakan Warisan Peradaban dengan berbagai kegiatan seperti Wisata Olahraga yakni lomba tarik tambang perahu, lomba orienterring, lomba cross country termasuk tur wisata kawasan Lindu seperti wisata alam, berkuda, perahu, anggrek dan wisata kopi.

Pelaksanaan FDL tersebut berlokasi di Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah dijadwalkan pada 23 hingga 25 Juli 2026. (Dul)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar