Medan, indomaritim.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan melalui Pos SAR Prapat bersama tim gabungan mengevakuasi seorang pria tenggelam di perairan Danau Toba, Desa Ujung Silalahi, Kecamatan Silahisabungan, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika dalam keterangan diterima di Medan, Senin, mengatakan korban bernama Brian Sabbath Taruna Capah (32) ditemukan dalam meninggal dunia.
“Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi awal hanyut pada kedalaman sekitar 20 meter dalam keadaan meninggal dunia,” ujarnya.
Ia menjelaskan korban dilaporkan hilang pada Sabtu (4/7) saat snorkeling bersama temannya. Korban tidak kunjung muncul ke permukaan sehingga teman korban melapor dan untuk selanjutnya dilakukan pencarian oleh BPBD Kabupaten Dairi.
“Karena korban belum ditemukan, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Pos SAR Danau Toba untuk meminta bantuan pelaksanaan operasi SAR,” kata dia.
Dalam menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Danau Toba yang berjumlah enam personel diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan Rescue Bouyancy Boat (RBB) Basarnas.
Setibanya di lokasi, kata dia, tim segera berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan, melaksanakan asesmen, briefing, serta melakukan pencarian awal menggunakan Aqua Eye dan Echo Sounder guna mendeteksi keberadaan korban di bawah permukaan air.
Tim SAR gabungan melanjutkan pencarian dengan menyisir permukaan perairan menggunakan Rescue Boat, melakukan deteksi bawah air menggunakan Aqua Eye pada sejumlah titik yang dicurigai dan mengerahkan tim penyelam untuk melakukan penyelaman pada lokasi yang terindikasi terdapat objek di dasar danau.
“Upaya tersebut membuahkan hasil, korban berhasil ditemukan di kedalaman sekitar 20 meter dalam keadaan meninggal dunia,” kata dia.
Setelah korban ditemukan, tim SAR gabungan kemudian melakukan proses evakuasi dan selanjutnya menyerahkan korban kepada pihak keluarga.
Atas peristiwa nahas tersebut, pihaknya bersama tim SAR gabungan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap risiko di sekitar perairan, terutama saat musim hujan.
Dengan ditemukan korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Seluruh unsur yang terlibat operasi itu, dikembalikan ke kesatuan masing-masing disertai ucapan terima kasih atas dedikasi dan kerja sama selama pelaksanaan operasi. (Edo)













Komentar