Iran Tegaskan Tetap Jadi Penjaga Hormuz Usai Ancaman Trump

Lifestyle146 Dilihat

Istanbul, indomaritim.com – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, Senin (13/7), mengatakan bahwa Teheran akan tetap menjadi “penjaga” Selat Hormuz, setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan mengenakan biaya pada pelayaran di jalur air strategis tersebut.

“Presiden AS benar sekali. Siapa pun yang menyediakan jalur aman dan terjamin bagi kapal-kapal komersial melalui Selat Hormuz harus diberi kompensasi atas layanan ini,” kata Araghchi di akun X.

“Iran selalu menjadi PENJAGA Selat dan akan tetap demikian SELAMANYA,” tambahnya seperti dikutip dari Antara.

Trump mengatakan pada Senin pagi bahwa AS akan memblokade Iran di Selat Hormuz dan akan mengenakan biaya 20 persen kepada kapal-kapal untuk jalur yang aman.

“20 persen tentu saja terlalu banyak. Kami akan bersikap adil,” kata Araghchi.

Ketegangan meningkat antara AS dan Iran terkait Selat Hormuz, dengan kedua pihak saling menyerang meskipun ada nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan yang bertujuan untuk mengakhiri konflik mereka dan mencapai kesepakatan perdamaian yang langgeng. (Edo)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar