Denpasar, indomaritim.com – Basarnas Bali mengevakuasi jenazah awak kapal berbendera China, MV Shandong De Yu yang berada di Selat Badung.
“Tim SAR gabungan melaksanakan evakuasi jenazah kru kapal MV Shandong De Yu asal China, atas nama Zhang Wenli (47),” ucap Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya di Denpasar, Selasa seperti dikutip dari Antara.
Sidakarya terlebih dahulu menjelaskan, Tim SAR melakukan evakuasi setelah mendapat informasi awal pada Senin (13/7) malam sekitar pukul 22.47 Wita.
Saat itu agen kapal dari Benoa Trans Cakrawala Perkasa melaporkan kapal MV Shandong De Yu berangkat dari Cina hendak menuju Australia, namun salah satu kru kapal dicurigai mengalami gangguan kesehatan hingga sesak nafas dan tidak tertolong.
Dalam laporannya kru bernama Zhang Wenli dinyatakan meninggal dunia kurang lebih pada pukul 09.00 Wita kemarin.
Sidakarya menjelaskan karena informasi baru diperoleh pada malam hari, pada pukul 06.55 Wita pagi tadi baru lah Kantor Basarnas Bali memberangkatkan empat personel, ditambah satu personel agen kapal, dan satu personel BBKK menuju lokasi intercept yang sudah disepakati, dengan menggunakan Rigid Inlfatable Boat 02 Denpasar.
Saat itu diketahui posisi kapal berada di Selat Badung, dan setelah berkoordinasi dengan pihak kapal dan agen disepakati titik intercept berada di koordinat 8°43’49.91″S – 115°17’28.42″E.
“Estimasi jarak dari Pelabuhan Benoa sekitar 4.18 Nm heading 111°, selanjutnya petugas siaga menghubungi KSOP Benoa, Balai Kekarantinaan Kesehatan Benoa bersama agen kapal untuk merencanakan proses penjemputan jenazah,” ujarnya.
Selang 15 menit, personel akhirnya sampai di Selat Badung dan merapat ke kapal untuk mengevakuasi WNA tersebut.
“ABK kapal mentransfer jenasah untuk kemudian dibawa menuju Pelabuhan Benoa, pada pukul 07.55 Wita tim SAR gabungan sudah sandar kembali di Pelabuhan Benoa,” kata Sidakarya.
Jenazah Zhang Wenli kemudian dibawa menuju Rumah Sakit Prof Ngoerah Sanglah menggunakan ambulans jenazah.
Dalam misi evakuasi ini, Basarnas Bali turut mengajak tim SAR gabungan dari Lanal Denpasar, Dit Polair Polda Bali, Polsek KP3 Benoa, KSOP Benoa, VTS Benoa, Kantor Imigrasi Kelas I Denpasar, Kantor Bantu Bea Cukai Benoa, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Denpasar – Pos Pelabuhan Laut Benoa, dan Agen kapal PT. Benoa Trans Cakrawala Perkasa.(RR)













Komentar