KM. Bahtera Nusantara Diharapkan Kembali Layari Rute Ambon-Banda-Tual

Sejak Desember 2025 labuh di Teluk Ambon karena rusak mesin

Geladak, Info Maritim641 Dilihat

Ambon, indomaritim.com – Komisi III DPRD Maluku mengharapkan pengelola Perusahaan Daerah Panca Karya (PD PK) segera mengoperasikan Kapal Motor (KM) Bahtera Nusantara 02 yang selama ini mandek akibat mengalami kerusakan mesin sejak tahun lalu.

“Kami telah mendengarkan penjelasan dewan pengawas bersama manajemen PD PK dalam rapat kerja bersama komisi yang menyatakan mesin kapal yang baru segera tiba sehingga dapat dilakukan perbaikan agar kapal itu bisa beroperasi kembali,” kata Ketua Komisi III DPRD Maluku Alhidayat Wajo di Ambon, Minggu seperti dikutip dari Antara.

Sejak mengalami kerusakan mesin, kapal tersebut hanya berlabuh di perairan Teluk Ambon sejak tahun lalu.

KM. Bahtera Nusantara sebelumnya mengalami kerusakan mesin pada Desember 2025 saat melayani angkutan mudik masyarakat pada rute Ambon–Banda–Tual dan terjadi di sekitar Tanjung Alang sehingga kapal tidak dapat melanjutkan pelayaran sehingga ditarik sebuah kapal tugboat.

Menurut dia, bila mesin yang baru telah tiba dari Surabaya (Jatim) ke Pulau Ambon maka diperkirakan pada pertengahan Agustus 2026 sudah bisa dioperasikan kembali untuk melayari rute Ambon-Banda-Tual.

“Pulau Banda merupakan pusat wisata sejarah dan budaya yang selalu diinginkan turus mancanegara maupun domestik pergi ke sana, jadi kalau rute pelayaran Ambon-Banda sendiri lancar dan dilayani KM. Bahtera Nusantara tentunya sangat mendukung program pengembangan pariwisata,” ucapnya.

Sehingga target pengoperasian kapal pada pertengahan Agustus 2026 nanti sudah menjadi kesimpulan utama dalam rapat kerja bersama Dewan Pengawas dan Direksi PD Panca Karya.

Komisi III juga mendorong sejumlah armada kapal lainnya yang hingga kini belum beroperasi pada berbagai jalur yang dinilai masih vakum agar segera diaktifkan guna melayani masyarakat.

“Kami akan turut mengawal proses perbaikan hingga seluruh armada PD Panca Karya yang selama ini tidak beroperasi dapat kembali melayani masyarakat, terutama pada rute-rute pelayaran yang menjadi kebutuhan utama warga di Maluku,” katanya. (Hes)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar