Sebanyak 100.000 Bibit Mangrove Ditanam di Pesisir Bekasi

Geladak, Info Maritim173 Dilihat

Jakarta, 29/7 (ANTARA) – Anak usaha PT Jababeka Tbk (KIJA) yaitu PT Jababeka Infrastruktur melalui program tahunan Jababeka Ecoweek secara kumulatif telah menanam total 100.000 pohon mangrove di Pantai Bahagia, Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Untuk tahun ini, melalui program yang bertajuk “Resilient Coasts, Sustainable Impact”, perseroan menanam sebanyak 35.000 bibit mangrove.

“Angka ini bukan sekadar statistik, namun bukti nyata bahwa kolaborasi antara pengelola kawasan, tenant industri, dan masyarakat pesisir mampu menghasilkan dampak jangka panjang bagi lingkungan,” ujar Direktur Utama PT Jababeka Infrastruktur, Didik Purbadi sebagaimana keterangan resmi di Jakarta, Rabu.

Dikutip dari Antara, Purbadi menjelaskan tema yang diusung merefleksikan semangat membangun ketahanan kawasan pesisir terhadap ancaman abrasi dan perubahan iklim, sekaligus mendorong agar setiap upaya pelestarian lingkungan bisa memberikan dampak berkelanjutan bagi ekosistem maupun masyarakat sekitarnya.

Ia melanjutkan capaian penanaman itu juga menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Mangrove Sedunia yang jatuh pada tanggal 26 Juli setiap tahunnya.

Selain itu, pelestarian mangrove turut sejalan dengan Gerakan Tobat Ekologis Nasional yang digaungkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), sebagai upaya memulihkan ekosistem, termasuk kawasan pesisir dan mangrove secara berkelanjutan

“Penanaman bibit mangrove di Muara Gembong turut tercatat dalam pendataan pemerintah sebagai bagian dari kontribusi terhadap target nasional penanaman 2 miliar pohon yang terus didorong percepatannya oleh KLH/BPLH di berbagai wilayah pesisir Indonesia,” ujar Purbadi.

Purbadi menjelaskan, capaian tahun ini merupakan hasil dari proses yang berjalan bertahap, yang mana setiap tahun perseroan terus menambah jumlah bibit yang ditanam di kawasan tersebut.

Bagian dari rangkaian Jababeka Ecoweek 2026, perseroan juga meresmikan kawasan wisata mangrove di lokasi yang sama, yang diharapkan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar melalui pengembangan wisata berbasis alam.

“Pencapaian 100.000 pohon mangrove tak hanya memperkuat upaya pelestarian lingkungan, namun juga mulai memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir,” ujar Purbadi.

Purbadi memastikan Jababeka bersama seluruh tenant Kawasan Industri Jababeka berkomitmen terus menjaga keberlanjutan program pada tahun-tahun mendatang, yaitu membangun pesisir yang tangguh sekaligus menghadirkan dampak yang dirasakan langsung oleh lingkungan dan masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Bappeda Kabupaten Bekasi, Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Camat Muara Gembong, Kepala Desa Pantai Bahagia, serta Ketua Pokdarwis Alipbata. (Dul)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar