Mataram, indomaritim.com – Sebanyak 106 penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok berhasil di evakuasi dengan selamat ke Pelabuhan Lembar Lombok dan Pelabuhan Padangbai Bali.
Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, mengungkapkan para penumpang ini berhasil di evakuasi oleh sejumlah kapal milik SAR, TNI AL dan KMP Port Link yang sehari melayani rute Pelabuhan Lembar Lombok dan Padangbai Bali.
“Kami telah mengerahkan KN 220 Mataram, Rigid Inflatable Boat (RIB), dan Rigid Buoyancy Boat (RBB) ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta berkoordinasi dengan kapal-kapal yang berada di sekitaran lokasi kejadian,” ujarnya, Rabu seperti dikutip dari Antara.
Ia menyebutkan para penumpang yang di evakuasi ini sebanyak 30 orang di evakuasi menggunakan KMP Port Link di bawa menuju Padangbai Bali, 59 orang di evakuasi menggunakan KN SAR Arjuna 220 ke Pelabuhan Lembar, dan 17 orang dievakuasi menggunakan kapal milik TNI AL menuju Lembar.
“Para penumpang yang selamat ada di evakuasi ke Pelabuhan Padangbai dan Pelabuhan Lembar,” terangnya.
Ia mengatakan Kantor SAR Mataram berkolaborasi dengan Kantor SAR Denpasar yang turut menerjunkan kapal utama KN SAR Arjuna. Tak hanya dari jalur laut, pantauan dan pencarian dari udara juga dikerahkan menggunakan helikopter dari SGi Air Bali. “Ya, kami masih fokus melakukan evakuasi sementara,” ujarnya.
Menurut dia, operasi evakuasi turut melibatkan TNI AL melalui KAL Lembar, Polres Lombok Barat, Polairud, pihak Syahbandar Pelabuhan Lembar, KMP PortLink II, kapal yacht yang melintas, hingga masyarakat nelayan setempat.
Hariyadi mengungkapkan insiden kebakaran yang menimpa KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok, NTB pada Rabu dini hari.
Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada pukul 04.15 WITA saat kapal dalam perjalanan dari Pelabuhan Padang Bai menuju Pelabuhan Lembar. Sementara itu Kantor SAR Mataram menerima laporan darurat pada pukul 04.39 WITA dan segera mengerahkan personel untuk melakukan proses evakuasi.
Operasi SAR ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, antara lain Kantor SAR Mataram, Kantor SAR Denpasar, KMP PortLink II, KAL Lembar, TNI AL, Polres Lombok Barat, Polairud Lombok Barat, Syahbandar Pelabuhan Lembar, kapal yatch, SGi Air Bali, masyarakat setempat, dan pihak terkait lainnya. (RR)








Komentar