Jakarta, indomaritim.com – Kementerian Pertahanan (Kemhan) memastikan kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi atau KRI Gajah Mada akan menjalani proses serah terima dari Italia ke Indonesia saat berlabuh di Jakarta.
Hal tersebut disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait saat di Jakarta, Kamis seperti dikutip dari Antara
“Setibanya di Indonesia kapal eks Giuseppe Garibaldi akan berlabuh terlebih dahulu di Jakarta. Prosesi penerimaannya akan dilaksanakan melalui penandatanganan dokumen serah terima hibah,” kata Rico.
Dia pun belum bisa memastikan seperti apa rangkaian proses serah terima tersebut lantaran kegiatan itu diserahkan sepenuhnya kepada pihak TNI AL.
Setelah proses serah terima selesai, barulah kapal tersebut menuju pangkalan kapal induk di Lampung.
Sebelumnya, TNI AL memastikan pangkalan kapal induk di Lampung sudah siap untuk menyambut kedatangan kapal KRI Gajah Mada yang akan datang dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana TNI Tunggul di Jakarta, Selasa, mengatakan saat ini proses penyelesaian pangkalan di Lampung masih berlangsung.
“Untuk kesiapan infrastruktur pangkalan di Lampung sementara progress finishing yang diharapkan saat kedatangan Garibaldi ke Indonesia sudah rampung,” ungkap dia.
Dia hanya memastikan pangkalan tersebut akan selesai dibangun dan berfungsi secara penuh pada akhir September 2026 mendatang.
Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali sebelumnya menginformasikan kapal induk KRI Gajah Mada dijadwalkan tiba di Indonesia pada pertengahan September 2026.
Ali meminta dukungan doa dari masyarakat Indonesia untuk kelancaran perjalanan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Gajah Mada yang berlayar dari Italia menuju Indonesia pada Senin malam pukul 22.00 waktu setempat.
“Kami mohon doanya, malam ini mungkin jam 22, KRI Gajah Mada akan meninggalkan Italia menuju Indonesia,” kata Ali di Jakarta, Senin.
Ia menjelaskan saat ini kapal induk pertama Indonesia itu masih bernama ITS Giuseppe Garibaldi dan masih menggunakan bendera Italia.
Saat tiba di Indonesia, kapal yang dimiliki Indonesia dengan skema hibah antarpemerintah itu baru berganti bendera dan nama menjadi KRI Gajah Mada.
“Namanya masih ITS Garibaldi, masih berbendera Italia tetapi sesampainya di Indonesia akan berganti bendera Merah Putih dan menjadi KRI Gajah Mada. Mohon doanya, semoga selamat dalam perjalanan, sukses,” ujar KSAL. (Edo)








Komentar