Teheran, indomaritim.com – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan intelijen negaranya mengindikasikan adanya upaya pejabat pemerintah Amerika Serikat untuk memanipulasi pasar energi demi keuntungan pribadi.
“Intelijen kami menunjukkan adanya upaya besar untuk memanipulasi pasar energi. Sejumlah elemen pemerintah AS menggunakan media yang mudah dipengaruhi untuk mempengaruhi harga demi keuntungan pribadi… Aktor-aktor yang berpihak pada Israel juga mendorong perang dengan menyampaikan penilaian yang terlalu optimistis,” tulis Araghchi di platform X, Sabtu seperti dikutip dari Antara.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel menyerang sejumlah sasaran di Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan serupa.
Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman guna menghentikan permusuhan, tetapi tak berselang lama, kedua pihak kembali saling serang.
Konflik tersebut masih belum terselesaikan dan saat ini tidak terdapat permusuhan aktif. Namun, Washington memilih meningkatkan tekanan ekonominya terhadap Iran sebagai bagian dari upaya mengakhiri konflik dengan menciptakan kesulitan keuangan tambahan bagi Teheran. (Edo)







Komentar