Istanbul, indomaritim.com – Pejuang Houthi menargetkan serangan ke sejumlah distrik berpenduduk di sepanjang pesisir barat Yaman, di Provinsi Taiz dan Hodeidah, dengan 14 rudal balistik dan serangan drone, kata Pusat Media Angkatan Bersenjata Yaman pada Kamis.
Pertahanan udara mencegat sejumlah drone di front Taiz dan beberapa lainnya di atas distrik-distrik di sepanjang pesisir barat, demikian pusat tersebut mengutip seorang sumber militer.
Sumber itu memuji “kesiapan tempur yang tinggi pasukan bersenjata Yaman, sembari mengatakan bahwa moral pasukan tetap tinggi dan unit-unit militer di berbagai sektor mempertahankan tingkat kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang tinggi.
Menurut Antara, rudal-rudal balistik itu tidak mengenai posisi pasukan yang dikerahkan di sepanjang pesisir barat.
Dia menambahkan bahwa pasukan Yaman berhasil menekan sumber-sumber tembakan dan ancaman musuh di sektor Al-Kadaha, bagian dari front Al-Barh di wilayah barat Provinsi Taiz, di tengah bentrokan darat antara kedua pihak di kawasan tersebut.
Yaman mengalami situasi yang relatif tenang sejak April 2022 dalam perang yang telah berlangsung hampir 12 tahun antara pasukan pemerintah dan kelompok Houthi, yang menguasai ibu kota Sanaa serta sejumlah kota dan provinsi lainnya sejak September 2014.
Namun, pertempuran kembali terjadi di sejumlah provinsi dalam beberapa pekan terakhir, termasuk Marib, Al-Jawf, Al-Dhalea, dan Taiz, ketika negara tersebut masih menghadapi salah satu krisis kemanusiaan dan ekonomi terburuk di dunia.
Koalisi pimpinan Arab Saudi yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional memberikan dukungan kepada pasukan pemerintah, sementara Iran dituduh mendukung kelompok Houthi. Kelompok Houthi mengumumkan blokade maritim terhadap Arab Saudi pada Juli. (Dul)







Komentar