Jepara, indomaritim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, Jawa Tengah, menandatangani perjanjian kerja sama (PKS) dengan PT Pelayaran Sakti Inti Makmur untuk melakukan pembangunan dan perbaikan fasilitas Pelabuhan Penyeberangan Karimunjawa, Kamis.
“Peningkatan sarana dan prasarana pendukung di Pelabuhan Karimunjawa penting dilakukan seiring dengan potensi kunjungan wisatawan yang terus berkembang. Untuk itulah, kami menggandeng PT Pelayaran Sakti Inti Makmur sebagai operator Kapal Motor Penumpang Express Bahari untuk memperbaiki sarana pendukung di pelabuhan tersebut,” kata Bupati Jepara Witiarso Utomo usai penandatangan PKS di di Ruang Kerja Bupati Jepara, Kamis seperti dikutip dari Antara.
Ia juga berharap PT Pelayaran Sakti Inti Makmur bisa membuka jalur di pulau-pulau lain seperti Nyamuk, agar wisatawan tidak terpusat di satu titik.
Witiarso menambahkan peningkatan fasilitas harus dibarengi dengan perhatian terhadap perbaikan fasilitas Pelabuhan Penyeberangan Karimunjawa kebersihan kawasan wisata. Kenyamanan wisatawan menjadi bagian penting dalam membangun citra destinasi Karimunjawa.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jepara Deni Hendarko menambahkan kerja sama antara Pemkab Jepara dengan PT Pelayaran Sakti Inti Makmur menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas fasilitas transportasi laut di Karimunjawa.
Setelah pembangunan dan perbaikan fasilitas di Pelabuhan Kartini Jepara, perhatian pemerintah kini diarahkan ke fasilitas pelabuhan di Karimunjawa.
Sejumlah fasilitas yang akan dibenahi, antara lain selasar untuk penumpang saat turun dari kapal, ruang tunggu, toilet atau MCK, mushola hingga lantai pelabuhan.
“Selasar turun dari kapal, kemarin tidak ada atap. Kami meminta dilengkapi atap. Kemudian perbaikan ruang tunggu, mushola, lantai, dan mandi, cuci, kakus (MCK),” ujarnya.
Ia mengungkapkan kerja sama pembangunan dan perbaikan fasilitas tersebut akan berlangsung selama lima tahun.
Terkait dengan daya tampung kapal penyeberangan, kata Deni, masih mencukupi karena saat ini layanan penyeberangan Express Bahari didukung empat kapal.
“Jumlah tersebut dinilai masih mencukupi untuk melayani kebutuhan wisatawan menuju Karimunjawa,” ujarnya. (Dul)








Komentar