Moskow, indomaritim.com – Para menteri luar negeri negara-negara Teluk Persia dan Iran berencana bertemu di Salalah, Oman, untuk membahas kesepakatan sementara mengenai pengelolaan pelayaran di Selat Hormuz.
Menurut Antara mengutip laporan Financial Times, Jumat, pertemuan yang digagas Oman itu dijadwalkan berlangsung pada 14 September.
Salah satu sumber mengatakan rincian pertemuan belum final. Namun, sejumlah negara telah mengonfirmasi keikutsertaan dan pertemuan tersebut diperkirakan tetap berlangsung.
Konflik Iran-AS dimulai saat Amerika Serikat dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran pada 28 Februari yang kemudian direspon Iran dengan menyerang sejumlah pangkalan militer AS di wilayah Timur Tengah.
Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman untuk menghentikan permusuhan. Namun, kedua pihak kembali saling melancarkan serangan tidak lama setelah kesepakatan tersebut disetujui.
Hingga kini, konflik antara AS dan Iran belum terselesaikan.
Eskalasi konflik tersebut nyaris menghentikan pelayaran melalui Selat Hormuz, yang merupakan jalur utama pasokan minyak, produk minyak bumi, dan gas alam cair (LNG) dunia.
Gangguan pelayaran melalui jalur strategis tersebut menyebabkan harga bahan bakar meningkat di sebagian besar negara. (Dul)











Komentar