Jakarta, Indomaritim.com – Kapal induk Angkatan Laut Italia, ITS Giuseppe Garibaldi secara resmi berganti bendera dan nama yang dilaksanakan melalui acara tradisi pelaut militer di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (24/9).
Bendera Merah Putih dinaikkan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya dalam upacara yang dipimpin Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto. Sebelumnya bendera Italia diturunkan juga melalui upacara militer sesuai tradisi Angkatan Laut Italia, dipimpin Kepala Staf Angkatan Laut Italia, Admiral Giuseppe Berutti Bergotto.
Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali mendampingi Kasal Italia pada upacara penurunan bendera Italia yang berlangsung hikmat dan anggun, dengan peserta upacara anak buah kapal ITS Giuseppe Garibaldi. Setelah bendera nasional itu turun, lalu dibentangkan dan saat itulah diperdengarkan lagu kebangsaan Italia.
Bendera Italia kemudian dilipat dan diserahkan kepada komandan terakhir Garibaldi Captain (Kolonel Laut) Marco Guerriero yang secara simbolis menyentuh bendera yang dibawa anak buahnya. Kolonel Marco dan anak buahnya itu kemudian melapor ke Kasal Italia Giuseppe Berutti Bergotto.
Di akhir acara, Kepala Staf Angkatan Laut Italia menyalami Captain Marco Guerriero beserta seluruh anak buah kapal yang untuk terakhir kalinya berlayar dan membawa kapal itu dari Italia ke Jakarta.

Mantan Kasal Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio bersama komandan KRI Sriwijaya-100, Kolonel Laut (P) Fuad Hasan. Foto: Indomaritim.com
Pada sesi peresmian Garibaldi sebagai kapal perang RI, didahului dengan penaikan bendera Merah Putih. Setelah sang Merah Putih berkibar di buritan, Panglima TNI meresmikan kapal induk pertama Indonesia itu dengan nama KRI Sriwijaya dan nomor lambung 100.
“Pada hari ini, Kamis, 24 September 2026, saya Jenderal TNI Agus Subiyanto, Panglima TNI, dengan ini saya resmikan KRI Sriwijaya-100 masuk ajaran TNI AL,” kata Agus saat peresmian kapal induk itu sebagai kapal perang RI.
Setelah itu Jenderal Subiyanto menekan tombol sebagai isyarat penaikan ular-ular perang di haluan dan penaikan bendera-bendera isyarat di badan kapal serta pembukaan selubung nama KRI Sriwijaya-100. Panglima TNI Agus Subiyanto lalu melantik Kolonel Laut (P) Fuad Hasan sebagai komandan KRI Sriwijaya-100.
Hadir pada acara peresmian kapal induk itu antara lain KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAU Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, Kepala Staf Angkatan Laut Italia Admiral Giuseppe Berutti Bergotto, mantan Komandan Garibaldi Captain, Marco Guerriero dan Duta Besar Italia untuk Indonesia, Roberto Colamine serta para pejabat tinggi TNI lainnya.
Hadir juga para mantan Kepala Staf TNI dari masa ke masa, antara lain Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio. (RR)







Komentar