Jakarta, indomaritim.com – Kunjungan dua fregat Angkatan Laut Rusia, RFS Marshal Shaposhnikov-543, dan RFS Admiral Tributs-564 di Pelabuhan Tanjung Priok, disambut antusias warga pencinta kapal perang yang berkesempatan mengunjungi kapal itu di Dermaga IKT, Jakarta Utara, Jumat (2/10).
RFS Marshal Shaposhnikov dan RFS Admiral Tributs merupakan fregat Rusia yang sudah dimodernisasi menjadi kapal perang anti kapal selam. Kapal ini memiliki panjang 163 meter, lebar lebar 19,3 meter dengan bobot mati hingga 7.900 ton saat bermuatan penuh.
Sebagai fregat modern, kombatan RFS Marshal Shaposhnikov, dan RFS Admiral Tributs merupakan andalan angkatan laut Rusia karena kemampuan multi-peran yang dimilikinya.
Persenjataan kapal itu sangat mumpuni, bisa meluncurkan rudal hipersonik dari geladaknya.
Rudal serang ada 16 lubang peluncur vertikal (Vertical Launch System) yang dapat diisi kombinasi Rudal Jelajah Kalibr (serangan darat/kapal), Rudal Supersonik P-800 Oniks, dan Rudal Hipersonik 3M22 Zircon.
Juga ada rudal anti-kapal tambahan berupa 8 peluncur rudal permukaan 3M24 Uran untuk target laut jarak menengah, sedangkan untuk pertahanan udara, tersedia 64 lubang VLS Rudal Udara Kinzhal (SA-N-9) yang digunakan menangkal pesawat tempur dan rudal musuh.
Meriam utamanya 1 unit meriam A-190 berkaliber 100 mm dengan desain kubah stealth di haluan kapal, sedangkan untuk pertahanan jarak dekat, tersedia 4 unit meriam putar otomatis AK-630 kaliber 30 mm untuk merontokkan ancaman yang lolos dari rudal.
Senjata bawah laut juga tersedia 2 unit peluncur roket anti-kapal selam RBU-6000 dan 2 set tabung torpedo 533 mm. Di buritan tersedia helikopter Ka-27PL “Helix”, helikopter untuk misi anti-kapal selam (ASW). Freat itu dapat mengoperasikan dua Ka-27PL.
Berbagai persenjataan kapal perang itu dipertontonkan kepada tamu yang mengunjungi fregat yang berada di Tanjung Priok sampai 4 Oktober 2026. Dua fregat itu dalam pelayarannya juga didukung satu kapal tanker, RFS Pechenga. (Hes)








Komentar