Pria Lompat ke Laut di Bakauheni, Ditemukan Selamat di Pulau Kandang

Daerah, Info Maritim370 Dilihat

Lampung Selatan, indomaritim.com – Tim SAR gabungan menemukan Rustana Siregar (38), warga Cilegon, Banten, dalam kondisi selamat pada hari kedua operasi pencarian setelah dilaporkan melompat ke laut di Dermaga 7 Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung.

“Korban ditemukan pada pukul 13.05 WIB setelah warga Pulau Kandang melaporkan penemuan korban. Tim SAR gabungan kemudian melakukan evakuasi dan membawa korban ke Muara Pilu,” kata Kepala Pos SAR Bakauheni Rezie Kuswara di Lampung Selatan, Senin.

Dikutip dari Antara, Rezie Kuswara mengatakan penemuan korban berawal dari laporan warga Pulau Kandang yang kemudian ditindaklanjuti oleh tim SAR gabungan dengan melakukan evakuasi.

Operasi pencarian dan evakuasi melibatkan Basarnas, Polair Polda Lampung, Polair Polres Lampung Selatan, TNI dari Kalianda, serta nelayan setempat yang dipimpin Kauni. Pihak keluarga korban juga turut berkoordinasi dalam proses pencarian.

Setelah berhasil dievakuasi, korban selanjutnya ditangani melalui koordinasi antara tim SAR gabungan dan pihak keluarga.

Sebelumnya, Pos SAR Bakauheni menerima laporan kondisi membahayakan manusia (KMM) pada Minggu sekitar pukul 01.10 WIB terkait seorang pria yang diduga melompat ke laut di sekitar Dermaga 7 Eksekutif Pelabuhan Bakauheni.

Berdasarkan informasi awal, korban datang ke area pelabuhan menggunakan mobil, kemudian keluar dari kendaraan, melompati pagar pembatas dermaga, dan lompat ke laut.

Peristiwa tersebut diketahui oleh Eno Sardiono, adik sepupu korban, yang kemudian melaporkannya kepada petugas PT ASDP Indonesia Ferry untuk diteruskan kepada Pos SAR Bakauheni.

Setelah menerima laporan, tim SAR bergerak menuju lokasi dan melakukan pencarian dengan menyisir perairan di sekitar dermaga menggunakan kapal penyelamat serta berkoordinasi dengan unsur terkait.

Penemuan korban dalam kondisi selamat pada hari kedua operasi tersebut menjadi hasil kerja sama tim SAR gabungan, nelayan, dan masyarakat setempat dalam upaya pencarian dan evakuasi. (Edo)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar