Parepare, indomaritim.com – Pelabuhan Parepare, Sulawesi Selatan, yang merupakan salah satu pelabuhan kelolaan PT Pelindo Regional 4, mencatat pertumbuhan kinerja yang positif dalam menjalankan perannya sebagai simpul konektivitas maritim dan distribusi logistik antarpulau.
Hal itu dikemukakan General Manager Pelindo Regional 4 Parepare, Darwis di Kota Parepare, Sulawesi Selatan, Kamis seperti dikutip dari Antara.
Dia mengatakan Pelabuhan Parepare terus memperkuat perannya sebagai simpul konektivitas maritim dan distribusi logistik antarpulau, dengan pertumbuhan jumlah penumpang dan barang yang secara tahunan berada pada kisaran 4-8 persen.
General Manager Pelindo Regional 4 Parepare Darwis mengatakan meskipun pertumbuhan operasional pelabuhan secara umum masih di bawah 10 persen, tren peningkatan penumpang dan barang setiap tahun menunjukkan aktivitas kepelabuhanan yang tetap bergerak positif.
Berdasarkan data trafik konsolidasi Pelindo Regional 4 Parepare, arus penumpang hingga September 2026 mencapai 741.759 orang, meningkat 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 628.515 orang.
Capaian tersebut memperlihatkan meningkatnya mobilitas masyarakat yang memanfaatkan transportasi laut melalui Parepare.
Dari sisi angkutan peti kemas, arus barang hingga September 2026 tercatat sebanyak 8.254 boks, tumbuh 14,9 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 7.183 boks.
Dalam satuan twenty-foot equivalent units (TEUs), volumenya mencapai 9.401 TEUs atau meningkat 18,8 persen dari 7.911 TEUs pada tahun sebelumnya.
Sementara itu, arus barang nonpetikemas mencapai 854.703,89 ton/m3 hingga September 2026, meningkat 15,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 740.747,78 ton/m3.
Peningkatan tersebut menunjukkan peran pelabuhan dalam mendukung pergerakan barang dan kebutuhan logistik masyarakat. Pelabuhan Parepare juga menjadi jalur penting yang menghubungkan Sulawesi Selatan dengan sejumlah daerah di Kalimantan, antara lain Balikpapan, Samarinda, Nunukan, Bontang, Sangatta, dan Tarakan.
Konektivitas tersebut mendukung mobilitas penumpang dari berbagai daerah di Sulawesi Selatan, termasuk wilayah utara, sekaligus mempermudah distribusi kebutuhan pokok melalui angkutan kapal.
Untuk mempertahankan kinerja tersebut, Pelindo terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan dan koordinasi operasional agar aktivitas kapal, penumpang, serta bongkar muat barang berlangsung lancar. Kelancaran layanan menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan pengguna jasa dan mendukung rantai pasok antarpulau.
Dengan tren pertumbuhan penumpang dan barang yang positif, Pelabuhan Parepare diharapkan terus berkontribusi terhadap aktivitas ekonomi daerah serta memperkuat konektivitas Sulawesi Selatan dengan Kalimantan dan kawasan Indonesia timur. (Hes)














Komentar