Pakistan Ratifikasi Pakta Pertahanan Makkah Bersama Turkiye dan Arab Saudi

Internasional12 Dilihat

Istanbul, indomaritim.com – Pakistan telah merampungkan proses ratifikasi Perjanjian Pertahanan Bersama Makkah, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Sajjad Haider Khan, dalam sebuah konferensi pers pada Jumat (23/10).

Menurut transkrip pernyataannya, perjanjian pertahanan itu mencerminkan komitmen bersama antara Pakistan, Turkiye, dan Arab Saudi untuk memperkuat pertahanan kolektif serta kerja sama demi keamanan dan stabilitas kawasan.

“Hal-hal yang berkaitan dengan perjanjian tersebut, termasuk ratifikasi dan operasionalitasnya, masih terus dibahas oleh ketiga pihak, antara lain melalui Komite Strategis Politik dan Pertahanan yang pertemuan terakhirnya telah diselenggarakan pada 5 Oktober,” kata Khan seperti dikutip dari Antara.

Dia menambahkan bahwa setiap negara mengikuti prosedur konstitusional dan hukumnya masing-masing untuk menyetujui serta meratifikasi perjanjian internasional.

Dia juga menyebutkan bahwa Arab Saudi telah menyelesaikan proses ratifikasinya.

Khan menambahkan, Islamabad “tetap berkomitmen penuh terhadap ketentuan dan semangat perjanjian ini, yang bersifat defensif, selaras dengan Piagam PBB, serta bertujuan untuk memajukan perdamaian, keamanan, dan stabilitas kawasan.”

Perjanjian itu mencerminkan komitmen Turkiye, Pakistan, dan Arab Saudi dalam mengembangkan solusi regional untuk berbagai masalah di kawasan, sekaligus menunjukkan visi strategis bersama yang berfokus pada keamanan dan stabilitas regional.

Kesepakatan itu bertujuan untuk memperkuat keamanan ketiga negara melalui pencegahan dan pertahanan kolektif.

Pada 7 Agustus, Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan, Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, serta Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri Arab Saudi Mohammed bin Salman menandatangani perjanjian tersebut di Makkah. (Hes)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar