Dipetakan, Saluran Air Rawan Banjir di Kota Cimahi

Persiapan untuk hadapi musim hujan

Daerah4 Dilihat

Cimahi, indomaritim.com –  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, Jawa Barat, memetakan berbagai lokasi saluran air berpotensi memicu banjir sebagai langkah menghadapi hujan deras.

Kepala BPBD Kota Cimahi Fitriandy Kurniawan di Cimahi, Minggu, mengatakan pemetaan tersebut untuk mengidentifikasi saluran air yang berpotensi menimbulkan genangan saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

“Musim kemarau ini memang membuat drainase tidak terlalu banyak air, mungkin di dalam drainasenya ada tumpukan sampah sehingga pas tiba-tiba hujan airnya malah meluap ke jalan,” katanya seperti dikutip dari Antara.

Ia mengatakan kondisi saluran air yang tidak berfungsi optimal dapat meningkatkan risiko genangan, terutama ketika hujan turun dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat setelah periode cuaca kering.

BPBD Kota Cimahi telah menyampaikan hasil pemetaan lokasi rawan genangan kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi untuk ditindaklanjuti melalui penanganan saluran air.

Fitriandy mengatakan koordinasi tersebut untuk memastikan saluran air yang berpotensi menimbulkan genangan dapat ditangani sebelum intensitas hujan meningkat seiring perubahan musim.

“Kita sudah koordinasi, kita sampaikan hasil pemetaan titik yang berpotensi ada genangan pas hujan turun. Kita harus antisipasi, karena kalau prediksi BMKG ini, musim hujannya memang terlambat datang tapi cepat selesainya. Tapi sekalinya hujan, besar kaya semalam,” kata dia.

Menurut dia, dampak hujan dengan intensitas tinggi perlu diantisipasi meskipun musim hujan diperkirakan datang lebih lambat dan berlangsung lebih singkat dibandingkan kondisi normal.

BPBD Cimahi mengimbau masyarakat turut menjaga kebersihan saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan guna mengurangi risiko penyumbatan drainase yang dapat memicu genangan saat hujan deras. (Dul)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar