Washington, indomaritim.com – Kepala Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) Laksamana Brad Cooper memaparkan sejumlah opsi untuk melanjutkan operasi militer terhadap Iran kepada Presiden Donald Trump, demikian laporan The Wall Street Journal.
Laporan yang mengutip sejumlah sumber tersebut menjelaskan pengarahan mengenai hal itu berlangsung di Gedung Putih pada Kamis (29/10).
Menteri Perang AS Pete Hegseth dan Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine turut menghadiri pertemuan.
Menurut Antara, agenda itu berlangsung sehari setelah para pejabat militer memberi paparan serupa kepada Wakil Presiden AS JD Vance di Gedung Putih.
Trump sebelumnya mengatakan Washington mungkin kembali melakukan operasi militer terhadap Iran melalui Operasi Epic Fury.
Dia menegaskan Teheran sebaiknya kembali berunding jika ingin menghindari eskalasi.
“Jika mereka cerdas, mereka akan kembali ke meja perundingan,” kata Trump.
Kendati demikian, dia juga membuka kemungkinan dimulainya kembali operasi militer AS terhadap Iran.
Pada 28 Februari 2026, AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran. Teheran kemudian membalasnya dengan menyerang sejumlah sasaran di Israel dan fasilitas AS di kawasan.
Pada pertengahan Juni 2026, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman yang bertujuan menghentikan permusuhan. Namun, kedua pihak kembali saling melancarkan serangan tidak lama kemudian.
Konflik antara AS dan Iran hingga kini belum terselesaikan, sementara kedua negara masih menghadapi perselisihan terkait upaya mencapai penyelesaian dan mengakhiri permusuhan. (Dul)












Komentar