Balikpapan, indomaritim.com – Ratusan pemuda dari berbagai komunitas di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, berhasil mengangkut sebanyak 5,8 ton sampah dalam aksi pembersihan di kawasan pesisir Pantai Balikpapan Super Block (BSB) Kota Balikpapan.
“Dari total 5,8 ton sampah yang dikumpulkan, sebagian besar atau sekitar 98 persen merupakan sampah plastik, sedangkan sisanya sampah kayu,” ujar Ketua Dewan Pengurus Daerah Pemuda Peduli Lingkungan Asri dan Bersih (DPD Pepelingasih) Kaltim Rifki Ade Putra di Balikpapan, Sabtu seperti dikutip Antara.
Dia mengatakan volume sampah yang besar di satu tempat di kawasan pesisir tersebut mencerminkan masih tinggi tantangan penanganan limbah plastik yang mengancam ekosistem laut.
Gerakan pelestarian lingkungan ini memerlukan kepedulian bersama serta konsistensi kerja sama lintas sektor secara berkesinambungan.
“Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai aksi seremonial, tetapi menjadi gerakan berkelanjutan dalam mewujudkan kawasan pesisir yang bersih, lestari, dan mendukung pariwisata Kota Balikpapan,” kata Rifki.
Ke depan, gerakan pembersihan pesisir tersebut direncanakan bergulir secara rutin untuk memastikan kawasan pantai terjaga dari pencemaran.
Manager Operational Pantai BSB Kota Balikpapan Arman Wijaya mengapresiasi inisiatif para pemuda dan komunitas tersebut.
Menurutnya, kelestarian lingkungan pesisir tanggung jawab bersama, terlebih di tengah berkembang aktivitas pariwisata daerah.
Aksi gotong royong ini diharapkan dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat dan pengunjung untuk aktif menjaga kebersihan di kawasan wisata bahari Kota Balikpapan. (Dul)








Komentar