Produk Perikanan RI Catat Potensi Transaksi Rp522 Miliar di Spanyol

Industri Maritim242 Dilihat

Jakarta, indomaritim.com – Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Barcelona menyebut produk perikanan Indonesia, khususnya tuna dan gurita, berhasil mencatatkan potensi transaksi sebesar 29,21 juta dolar AS atau setara Rp522 miliar dalam pameran internasional Conxemar 2026 di Vigo, Spanyol.

Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Barcelona Sri Haryanti menyampaikan partisipasi Indonesia tersebut menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan produk perikanan nasional sekaligus memperluas jejaring perdagangan di pasar internasional.

“Capaian Rp522 miliar menunjukkan, produk perikanan Indonesia memiliki peluang untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Minat dari calon pembeli berbagai kawasan menjadi modal penting untuk memperkuat promosi dan memperluas akses pasar produk perikanan nasional,” ujar Sri dalam keterangan di Jakarta, Senin seperti dikutip Antara.

Dalam pameran tersebut, Paviliun Indonesia menghadirkan lima perusahaan pemasok produk makanan laut Indonesia. Produk yang dipromosikan meliputi beragam produk perikanan beku, antara lain tuna, ikan tenggiri, ikan todak (swordfish), cakalang, sotong, cumi-cumi, ikan mahi-mahi, kakap merah, dan gurita. Selain itu, di tampilkan pula produk daging rajungan kalengan.

Sri menegaskan ITPC Barcelona akan menindaklanjuti minat calon mitra dagang melalui fasilitasi komunikasi dan penjajakan kerja sama dengan eksportir Indonesia.

Ia menyebut langkah ini diperlukan agar peluang bisnis yang terbentuk selama pameran dapat berkembang menjadi transaksi berkelanjutan.

Guna mengoptimalkan peluang, kata Sri, eksportir perlu memastikan produknya memenuhi ketentuan pasar Uni Eropa, termasuk persyaratan kesehatan, keamanan pangan, sertifikasi, dan persetujuan fasilitas produksi. Pemenuhan standar tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga akses pasar dan membangun kepercayaan pembeli.

Kinerja ekspor sektor kelautan dan perikanan Indonesia menunjukkan tren positif. Pada 2025, nilai ekspor sektor ini mencapai 6,27 miliar dolar AS atau tumbuh 5,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Khusus ke Uni Eropa, ekspor tercatat sebesar 451,72 juta dolar AS, meningkat 9 persen. Sementara itu, secara nasional, ekspor cumi, sotong, dan gurita mencapai 889,73 juta dolar AS, sedangkan tuna dan cakalang sebesar 1,04 miliar dolar AS.

Potensi pasar produk perikanan Indonesia juga tercermin dari hubungan perdagangan dengan Spanyol. Pada Januari-Agustus 2026, total perdagangan Indonesia dengan Spanyol mencapai
1,84 miliar dolar AS.

Ekspor Indonesia ke Spanyol adalah 1,19 miliar dolar AS dan impor Indonesia dari Spanyol adalah 651,8 juta dolar AS. Sementara itu, pada 2025, total perdagangan Indonesia dengan Spanyol mencapai 2,63 miliar dolar AS. Nilai ekspor Indonesia ke Spanyol adalah 1,80 miliar dolar AS dan impor Indonesia dari Spanyol 827,1 juta dolar AS.

Pada 2025 ekspor nonmigas Indonesia ke Spanyol terbesar antara lain minyak kelapa sawit, pasta kakao, ikan olahan, kopi olahan, dan minyak kelapa. Sementara itu impor nonmigas Indonesia dari Spanyol, antara lain, minyak zaitun, ikan beku, ekstrak nabati, daging beku, dan daging babi beku. (Dul)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar