Iran Tuntut Pencabutan Blokade sebagai Respon Proposal Damai AS

Teheran, indomaritim.com – Iran menyatakan responsnya terhadap proposal damai Amerika Serikat mencakup tuntutan pencabutan blokade AS serta pembebasan aset Iran yang dibekukan, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei.

“Tuntutan kami sah. Kami menuntut penghentian perang, diakhirinya blokade dan pembajakan, serta pencairan aset Iran yang dibekukan secara tidak adil di bank-bank akibat tekanan AS,” kata Baghaei dalam konferensi pers, Senin sepereti dikutip Antara.

Ia menambahkan bahwa Iran juga menuntut jaminan keselamatan pelayaran di Selat Hormuz, serta pembentukan keamanan di kawasan dan Lebanon.

Baghaei juga mengatakan Iran tidak menutup kemungkinan menggelar pembicaraan dengan Amerika Serikat mengenai isu nuklir pada masa mendatang.

“Pada tahap saat ini, perhatian kami tertuju pada penghentian perang. Keputusan terkait isu nuklir, material nuklir Iran, pengayaan uranium, dan opsi lain akan kami bahas pada waktunya,” ujarnya.

Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran yang menyebabkan kerusakan dan korban jiwa warga sipil.

Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan.

Namun, perundingan lanjutan di Islamabad berakhir tanpa hasil, sehingga Presiden AS Donald Trump memperpanjang penghentian permusuhan guna memberi waktu bagi Iran menyusun “proposal terpadu.” (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar