Lombok Tengah, indomaritim.com – Tim SAR gabungan Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) melanjutkan pencarian terhadap seorang nelayan atas nama Malayoan asal Dusun Sekatek, Desa Pulau Bungin, Kabupaten Sumbawa, yang dilaporkan hilang saat melaut.
“Pencarian dilakukan dengan menyisir area dari lokasi penemuan sampan hingga ke perairan Pulau Panjang,” kata Koordinator Pos SAR Sumbawa Kurais di Mataram, Minggu seperti dikutip Antara.
Ia mengatakan memasuki hari kedua pencarian, tim SAR gabungan yang terdiri atas Pos SAR Sumbawa, BPBD Sumbawa, Babinsa, Bhabinkamtibmas Bungin, Polairud Polres Sumbawa, serta nelayan setempat menyisir area dari lokasi penemuan sampan hingga ke perairan Pulau Panjang.
Ia diketahui pergi melaut seorang diri pada Kamis (21/5), keesokan harinya, sampan milik korban ditemukan terombang-ambing di perairan Pulau Bungin.
”Pencarian menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Pos SAR Sumbawa, speedboat Polairud Polres Sumbawa dan perahu-perahu nelayan setempat,” ujarnya.
Namun, upaya pencarian yang berlangsung sejak kemarin hingga sore ini belum membuahkan hasil.
Tim SAR gabungan memutuskan untuk menghentikan sementara operasi pencarian pada pukul 18.00 WITA dan akan melanjutkan kembali besok pagi.
“Pencarian dilanjutkan besok,” katanya.
Ia mengimbau kepada masyarakat atau para nelayan yang melakukan aktivitas agar tetap waspada dan tetap memperhatikan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika terkait kondisi gelombang.
“Kami harapkan warga tetap waspada saat melakukan aktivitas di laut supaya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” katanya. (RR)








Komentar