Presiden Turkiye Serukan Kesepakatan AS-Iran Tidak Diganggu

Berita, Internasional136 Dilihat

Ankara, indomaritim.com – Presiden Turkiye Recep Tayyip Erdogan menyerukan agar tindakan dan provokasi yang berpotensi mengganggu kesepakatan yang telah dicapai antara Amerika Serikat dan Iran harus dicegah.

Erdogan mengatakan hal itu dalam pertemuannya dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz di Ankara, Turkiye.

“Kita perlu bersikap hati-hati untuk mencegah tindakan dan provokasi yang dapat merusak kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat. Turkiye akan terus berupaya mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan,” kata Erdogan sebagaimana dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Rabu dini hari (8/7), pasukan AS melancarkan serangkaian serangan ke Iran. Komando Pusat AS (CENTCOM) mengeklaim operasi militer itu dilakukan sebagai aksi balasan atas serangan yang dilakukan Iran terhadap kapal-kapal komersial di Selat Hormuz.

Presiden AS Donald Trump pun mengatakan gencatan senjata dengan Iran tidak lagi berlaku.

Iran pun menuduh AS melanggar nota kesepahaman mereka dan melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan-pangkalan milik AS di Bahrain dan Kuwait.

Menurut Kantor Kepresidenan Turkiye, pertemuan antara Erdogan dan Merz itu membahas hubungan bilateral antara Turkiye dan Jerman, serta soal berbagai isu regional dan internasional terkini. (Dul)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar