Balikpapan, indomaritim.com – Tim SAR gabungan Balikpapan, Kalimantan Timur, hingga kini masih bersiaga dan mencari seorang anak berusia 12 yang tenggelam saat berenang bersama teman-temannya di kawasan Pantai Kemala Balikpapan pada Sabtu.
“Korban sebelumnya berenang bersama tiga orang temannya sekitar pukul 09.30 WITA, tadi pagi,” ujar Kepala SAR Kota Balikpapan Dody Setiawan di Balikpapan, Sabtu malam seperti dikutip dari Antara.
Berdasarkan informasi yang diterima, kata dia, saat kejadian kondisi air laut sedang pasang disertai arus yang deras sehingga korban diduga terseret arus hingga tenggelam, sementara ketiga rekannya berhasil menyelamatkan diri.
Laporan kejadian diterima SAR Balikpapan pada pukul 09.40 WITA dari Megantoro, personel Satpolair Polres Balikpapan. Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Balikpapan langsung berangkat menuju lokasi kejadian pukul 09.55 WITA dan tiba di lokasi pukul 10.20 WITA.
Setibanya di lokasi, tim SAR gabungan Balikpapan langsung melakukan koordinasi dengan seluruh unsur yang terlibat, kemudian melaksanakan pencarian di sekitar lokasi korban tenggelam.
Pencarian dilakukan menggunakan berbagai sarana, antara lain perahu karet, speed boat, peralatan SAR air, peralatan selam, serta didukung peralatan komunikasi dan medis.
Hingga menjelang Sabtu senja, upaya pencarian yang dilakukan tim SAR gabungan masih belum membuahkan hasil sehingga operasi pencarian dihentikan sementara.
“Sedangkan seluruh personel beristirahat di posko yang berada di sekitar lokasi kejadian. Pencarian akan dilanjutkan pada Minggu (12/7) sesuai rencana operasi hari kedua dengan harapan korban dapat segera ditemukan,” katanya.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Balikpapan bersama unsur Ditsamapta Polda Kalimantan Timur, Lanal Balikpapan, Brimob Polda Kalimantan Timur, Satpolairud Polda Kalimantan Timur, Polres Balikpapan, BPBD Balikpapan, Info Bencana, serta keluarga korban.
“Selama pelaksanaan operasi, kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah dan tidak terdapat kendala yang berarti,” ujar Dody.
Ia juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi air laut pasang dan arus kuat. Pengawasan orang tua terhadap anak-anak juga sangat penting guna mencegah terjadinya kejadian serupa. (Dul)








Komentar