Ambon, indomaritim.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Maluku Utara memastikan keselamatan 16 penumpang longboat yang ditemukan di perairan Kabupaten Halmahera Selatan setelah dilaporkan terombang-ambing selama berjam-jam akibat kehabisan bahan bakar minyak (BBM), Rabu.
Kepala Basarnas Ternate Iwan Ramdani dihubungi di Ternate, Rabu sore, mengatakan pihaknya menerima informasi bahwa seluruh penumpang telah ditemukan oleh masyarakat yang turut melakukan pencarian.
“Iya, benar, informasi yang kita terima dari salah seorang penumpang,” katanya seperti dikutip dari Antara.
Ia mengatakan longboat tersebut telah ditemukan dan mulai bergerak mendekati daratan. Meski demikian, Basarnas masih memantau proses evakuasi untuk memastikan seluruh penumpang tiba di darat dalam kondisi selamat.
“Sampai saat ini mereka sudah ditemukan, tetapi belum sampai ke darat. Kami harus memastikan seluruh penumpang selamat sampai ke kampung,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterima Basarnas, longboat tersebut berangkat dari Desa Ngokomalako, Pulau Kayoa, menuju Desa Soma, Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan.
Namun, dalam perjalanan, penumpang mengalami kesulitan akibat kabut asap pekat yang membatasi jarak pandang hingga mereka kehilangan arah dan kehabisan BBM.
“Karena kabut asap yang mengganggu jarak pandang, mereka berputar-putar di laut hingga berjam-jam dan akhirnya kehabisan BBM. Beruntung, salah seorang penumpang berhasil mengirimkan lokasi setelah mendapat sinyal,” ucap dia.
Setelah menerima laporan tersebut, Basarnas Ternate merespons dengan mengerahkan satu tim untuk melakukan pencarian bersama tim gabungan dari Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Polairud) Polda Maluku Utara. (Dul)







Komentar