Jakarta, indomaritim.com – Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry Heru Widodo menyatakan penyebab kebakaran KMP Batumandi masih didalami pihak berwenang, sementara perusahaan mengikuti proses pemeriksaan sesuai kewenangan dan hasil verifikasi lapangan.
“Terkait penyebab kebakaran, ASDP menyampaikan bahwa hal tersebut masih dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang,” kata Heru terkonfirmasi di Jakarta, Rabu seperti dikutip dari Antara.
Dia menyampaikan perseroan akan mengikuti proses pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing instansi dan menyampaikan perkembangan informasi berdasarkan hasil verifikasi di lapangan.
ASDP memastikan penanganan insiden kebakaran KMP Batumandi pada Selasa (20/10) di perairan sekitar Pelabuhan Merak dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku, dengan mengutamakan keselamatan serta berkoordinasi dengan petugas gabungan dan instansi berwenang.
“Seluruh penumpang dan awak kapal dilaporkan telah berhasil dievakuasi, sementara proses penanganan insiden masih berlangsung,” ujarnya.
Heru menyampaikan keprihatinan atas insiden yang terjadi dan menegaskan keselamatan penumpang serta awak kapal menjadi prioritas utama dalam seluruh proses penanganan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas insiden kebakaran yang terjadi pada KMP Batumandi di Merak. Kami juga memohon maaf atas kejadian ini kepada para pengguna jasa serta pihak-pihak yang terdampak,” ucap Heru.
Insiden bermula ketika KMP Batumandi yang bertolak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak pukul 14.32 WIB. Lalu terdeteksi mengalami percikan api di bagian buritan kapal, tepatnya pada dek atas kendaraan kecil, sekitar pukul 16.15 WIB.
Saat itu, kapal berada di sekitar Pulau Merak Besar dalam proses olah gerak menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak.
Penanganan insiden melibatkan petugas gabungan dari unsur pelabuhan, Basarnas, kepolisian, serta instansi terkait lainnya.
ASDP menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh petugas gabungan dan pihak terkait yang telah bergerak cepat membantu proses evakuasi penumpang dan awak kapal, serta mendukung penanganan insiden di lapangan.
“Kami mengapresiasi respons cepat, koordinasi, dan kerja sama seluruh petugas gabungan serta instansi terkait dalam proses evakuasi dan penanganan insiden ini,” tuturnya.
Ia mengaku sinergi seluruh pihak sangat berarti dalam memastikan keselamatan penumpang dan awak kapal.
“Kami berterima kasih atas dedikasi dan upaya yang telah dilakukan, serta akan terus berkoordinasi hingga seluruh proses penanganan selesai,” tambah Heru.
Seiring dengan penanganan insiden tersebut, ASDP juga melakukan penyesuaian operasional untuk mendukung kelancaran layanan penyeberangan Merak–Bakauheni.
Saat ini, layanan penyeberangan dialihkan melalui Dermaga Express 2. Pengguna jasa diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan serta memperhatikan informasi terbaru terkait operasional pelabuhan.
ASDP terus memantau situasi dan melakukan koordinasi untuk memastikan pelayanan tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan pengguna jasa.
Bagi pengguna jasa yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai perkembangan penanganan insiden maupun layanan penyeberangan Merak–Bakauheni dapat menghubungi Contact Center ASDP 191 guna memperoleh informasi yang akurat dan terverifikasi.
Heru menegaskan perusahaan berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan dalam setiap aspek operasional penyeberangan, termasuk dalam menghadapi situasi darurat.
Penanganan insiden akan terus dikawal bersama seluruh pihak terkait hingga tuntas, dengan mengedepankan keselamatan, ketepatan informasi, dan kepentingan pengguna jasa.
ASDP, tambah Heru, berkomitmen untuk selalu mengutamakan keselamatan dan keamanan dalam setiap layanan penyeberangan.
“Kami memastikan setiap langkah penanganan insiden dilakukan secara cermat, terukur, dan sesuai prosedur yang berlaku. Komitmen ini menjadi landasan kami dalam memberikan penanganan yang optimal seluruh pengguna jasa,” kata Heru. (Hes)








Komentar