Tanjungpinang, indomaritim.com – Belasan kapal layar (yacht) dari berbagai negara yang tergabung dalam pelayaran Sail 2 Indonesia 2026 singgah di perairan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Para pelayar (yachter) berasal dari sejumlah negara, di antaranya Australia, Amerika Serikat, Prancis dan Madagaskar.
“Atas nama Pemkot Tanjungpinang, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Sail 2 Indonesia,” kata Wakil Wali Kota Tanjungpinang Raja Ariza saat menyambut kedatangan yachter di Tanjungpinang, Kamis seperti dikutip Antara.
Ariza berharap kehadiran para yachter mancanegara di perairan Kampung Bugis menjadi momentum memperkenalkan potensi wisata bahari, lalu kekayaan budaya Melayu, serta keramahan masyarakat Tanjungpinang kepada dunia internasional.
Ia menyebut Pemkot Tanjungpinang terus berupaya mendukung pengembangan sektor pariwisata, termasuk pariwisata bahari, melalui peningkatan kualitas infrastruktur pendukung, pemeliharaan kebersihan kawasan pesisir, serta promosi destinasi wisata sejarah dan budaya, seperti Pulau Penyengat.
Menurut dia, penyelenggaraan kegiatan Sail Indonesia 2 ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah menjadikan Tanjungpinang sebagai kota wisata yang berdaya saing.
“Kami berharap para yachter dapat menikmati pengalaman berwisata di Tanjungpinang, termasuk kuliner khas daerah, dan turut memperkenalkan keindahan kota ini ketika kembali ke negara masing-masing,” ujar dia.
Sementara perwakilan panitia Sail 2 Indonesia Pierre Nove Joserand menyampaikan persinggahan di Tanjungpinang memiliki arti tersendiri bagi para peserta.
Menurut dia, momen tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka setelah lebih dari tiga bulan menjelajahi berbagai wilayah di Indonesia.
“Kami telah menjelajahi berbagai pulau indah di Indonesia, mengenal tradisi dan bertemu dengan orang-orang yang begitu memikat, namun yang terpenting ialah bertemu dengan masyarakat Indonesia,” ungkap Pierre.
Ia menuturkan selama perjalanan di Indonesia, para peserta merasakan sambutan hangat dari masyarakat di berbagai daerah.
Senyuman, kemurahan hati dan kebaikan yang mereka terima menjadi pengalaman berkesan selama mengikuti pelayaran tersebut.
“Meskipun berasal dari beberapa negara, kami merasa seperti berada di negara sendiri dan di rumah sendiri selama di Indonesia. Mewakili teman-teman semua, saya mengucapkan terima kasih untuk penyambutannya,” tuturnya.
Pemkot Tanjungpinang menyambut para yachter dengan acara makan bersama dan diiringi tari persembahan serta jamuan kuliner khas Melayu.
Pertunjukan tari tradisional Joget Dangkong turut memeriahkan acara sekaligus memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Melayu kepada para tamu mancanegara.
Sail 2 Indonesia adalah ajang reli kapal yacht internasional tahunan yang mempertemukan para pelayar dari berbagai negara untuk menjelajahi perairan, pulau-pulau, serta kekayaan budaya dan bahari Indonesia. (Dul)








Komentar