Jepang Mulai Terima Minyak Rusia Setelah Terhenti 2022

Lifestyle183 Dilihat

Tokyo, indomaritim.com – Perusahaan minyak Jepang Taiyo Oil mengumumkan akan menerima pengiriman bahan baku dari proyek Sakhalin-2 Rusia atas permintaan Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang.

Mengutip Antara, penerimaan itu merupakan yang pertama kalinya setelah menghentikan pembelian minyak Rusia pada tahun 2022.

“Kami menerima permintaan dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri (Jepang) untuk menerima minyak tersebut seperti yang kami lakukan tahun lalu. Kami diberi tahu bahwa impor menggunakan kapal tanker ini tidak dikenakan sanksi,” kata juru bicara perusahaan kepada surat kabar Jepang Sankei Shimbun pada Jumat.

Sementara itu, surat kabar Nikkei melaporkan bahwa pengiriman tersebut merupakan pembelian spot minyak yang diproduksi sebagai bagian dari proyek Sakhalin-2.

Disebutkan pula bahwa minyak yang diimpor adalah minyak mentah ringan jenis Sakhalin Blend, yang digunakan untuk memproduksi bahan bakar diesel dan nafta.

Di sisi lain, Badan Sumber Daya Alam dan Energi Jepang mengatakan bahwa meskipun volumenya terbatas, minyak Rusia tetap penting bagi keamanan energi negara tersebut.

“Di tengah memburuknya situasi di Timur Tengah, meskipun volumenya kecil, minyak Rusia juga penting untuk menjaga pasokan energi yang stabil. Kami berkoordinasi dengan Amerika Serikat dan memastikan bahwa impor dari proyek Sakhalin-2 tidak menimbulkan risiko sanksi,” kata juru bicara badan tersebut, seperti dikutip oleh Sankei.

Adapun Jepang telah menghentikan pembelian rutin minyak Rusia akibat situasi di Ukraina, tetapi sesekali masih mengimpor dalam jumlah sangat kecil sebagai bagian dari proyek Sakhalin-2.

Sebagai contoh, pada musim panas lalu, kilang Taiyo Oil mengimpor 600.000 barel minyak Sakhalin Blend untuk pertama kalinya sejak 2023. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar