Lanal Semarang Melepas Keberangkatan KRI HIU-634 untuk Ekspedisi Rupiah Berdaulat Karimunjawa

Info Maritim48 Dilihat

Semarang, indomaritim.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah bersama Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Semarang melepas keberangkatan Ekspedisi Rupiah Berdaulat (ERB) Karimunjawa 2026 di Dermaga Samudra 2 Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Jumat (8/5).

KRI HIU-634 dengan Komandan KRI Letkol Laut (P) Andy Ribuantoro yang bersandar di Dermaga Samudra 2 Pelabuhan Tanjung Emas Semarang pada hari Jumat dini hari dalam rangka mendukung kegiatan Layanan KAS Keliling Bank Indonesia di Daerah Kepulauan Terdepan, Terluar dan Terpencil di Wilayah Provinsi Jawa Tengah Pulau Karimunjawa.

Keberangkatan KRI HIU-634 yang akan membawa misi pemerataan layanan keuangan hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T) di perairan Jawa Tengah dihadiri sejumlah pejabat tinggi dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), antara lain Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah mewakili Gubernur Jawa Tengah Drs. Johan Hadiyanto, M.Si., Komandan Lanal Semarang Kolonel Marinir Sabprowanto, S.H., M.Sc., Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah M. Nugroho, Dandim 0733/KS Kolonel Infanteri Priyo Handoyo, S.Sos., serta Kepala OJK Provinsi Jawa Tengah Taufik, instansi terkait, pimpinan perbankan, para Perwira, Prajurit, dan ASN Lanal Semarang.

Dalam sambutannya Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut yang dibacakan Danlanal Semarang menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman kedua belah pihak dalam menjaga kedaulatan negara. Sebagai garda terdepan di laut, TNI AL memiliki sarana dan kemampuan menjangkau seluruh wilayah perairan, termasuk pulau-pulau 3T. Sementara Bank Indonesia berperan menjaga kedaulatan melalui pemenuhan kebutuhan uang Rupiah.

“Kedua institusi ini memiliki titik temu yang sama menjaga kedaulatan NKRI dan mendukung pembangunan nasional. Melalui KRI HIU-634, kita pastikan Rupiah menjadi tuan rumah tunggal yang berdaulat di seluruh wilayah Indonesia, hingga ke pulau-pulau terjauh sekalipun,” tegas Danlanal Semarang saat membacakan amanat tersebut.

Ekspedisi Rupiah Berdaulat Karimunjawa 2026 ini merupakan kegiatan ERB mandiri kedua yang dilaksanakan pada tahun 2026. KRI HIU-634 akan menempuh rute pelayaran sejauh 211 mil laut, meliputi wilayah Pulau Karimunjawa, Pulau Parang, Pulau Nyamuk, dan Pulau Genting, sebelum kembali ke Semarang. Selain mendistribusikan uang layak edar, tim ekspedisi juga akan memberikan edukasi literasi keuangan, pemahaman Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, serta penggunaan sistem pembayaran non-tunai QRIS kepada masyarakat setempat.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Nugroho, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan memperkuat inklusi keuangan dan konektivitas layanan perbankan di wilayah kepulauan. Ia berharap kehadiran tim ekspedisi dapat membawa manfaat ekonomi nyaman serta memperkuat pemahaman masyarakat akan pentingnya menjaga dan menggunakan Rupiah dengan baik dan benar.

Rangkaian acara ditutup dengan pelepasan tali tambat KRI HIU-634 oleh para pejabat undangan diiringi penghormatan seluruh hadirin. Kapal perang tersebut pun perlahan meninggalkan dermaga membawa misi mulia menjaga kedaulatan Rupiah dan menghadirkan layanan negara hingga ke pelosok nusantara. (ARY).

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar