Pelindo Banten Perkuat Layanan di Pelabuhan Ciwandan, Cilegon

Ekonomi25 Dilihat

Jakarta, indomaritim.com – PT Pelabuhan Indonesia/Pelindo (Persero) Regional 2 Banten memperkuat layanan di Pelabuhan Ciwandan di Cilegon, Banten melalui sistem operasional yang cepat, adaptif, dan terintegrasi guna mendorong efisiensi logistik serta mendukung kelancaran aktivitas industri di tingkat nasional.

‎Menurut Antara, General Manager PT Pelabuhan Indonesia Regional 2 Banten Benny Ariadi dalam keterangan di Jakarta, Selasa, mengatakan pihaknya berkomitmen menghadirkan pelayanan yang cepat dan sesuai kebutuhan pelanggan.

“Pelindo Regional 2 Banten terus berupaya menghadirkan pelayanan sepenuh hati yang cepat, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan pelanggan. Melalui standar pelayanan yang terukur didukung sistem yang terintegrasi dan koordinasi operasional yang fleksibel, kami ingin memastikan setiap aktivitas di Pelabuhan Ciwandan dapat berjalan lancar, efektif, dan memberikan hasil yang optimal,” ujar Benny.

Sebagai salah satu pelabuhan strategis di Provinsi Banten, Pelabuhan Ciwandan memiliki peran penting dalam mendukung distribusi logistik nasional, khususnya untuk komoditas curah kering, curah cair, dan bahan baku industri.

Penguatan layanan dilakukan melalui penerapan standar pelayanan yang terukur sesuai Service Level Agreement (SLA) dan Service Level Guarantee (SLG).

‎Melalui sistem tersebut, setiap proses pelayanan mulai dari sandar kapal, bongkar muat, hingga pelayanan administrasi memiliki target waktu dan standar layanan yang jelas.

‎Selain itu, dukungan fasilitas operasional dan koordinasi layanan yang terintegrasi turut membuat proses pelayanan menjadi lebih efisien, aman, dan tepat waktu bagi seluruh pengguna jasa.

‎‎Penerapan standar layanan tersebut juga membuat tim operasional di lapangan bekerja lebih terarah dan responsif sehingga mampu mempercepat proses pelayanan sesuai kebutuhan industri.

‎‎Pihaknya juga terus memperkuat pelayanan adaptif melalui kemampuan operasional dalam menyesuaikan kebutuhan teknis di lapangan secara fleksibel.

Penyesuaian dilakukan mulai dari pengaturan pola operasional, kesiapan alat, pengaturan tenaga kerja, hingga koordinasi intensif dengan pengguna jasa agar aktivitas bongkar muat dan distribusi logistik tetap berjalan lancar.

Menurutnya, penguatan layanan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran rantai pasok sekaligus memperkuat peran pelabuhan sebagai simpul logistik nasional yang andal dan berdaya saing.

‎“Ke depan, kami akan terus melakukan evaluasi dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memperkuat sinergi dengan seluruh pihak agar Pelabuhan Ciwandan dapat memberikan kontribusi yang semakin besar bagi kelancaran distribusi logistik dan pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional,” kata Benny. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar