Hadir di Kepulauan Seribu Dua Ikon Baru Lingkungan

Hadir melalui gerakan pulauku nol sampah

Daerah156 Dilihat

Jakarta, indomaritim.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu menghadirkan dua ikon lingkungan sebagai inovasi baru dalam mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.

“Melalui gerakan ‘Pulauku Nol Sampah’, dua ikon lingkungan bernama Bang Libra dan Mpo Lisa disiapkan sebagai media kampanye yang lebih dekat dan mudah diterima warga maupun wisatawan,” kata Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Kepulauan Seribu Achmad Hariadi di Kepulauan Seribu, Jumat.

Menurut Achmad, kehadiran kedua ikon tersebut merupakan bagian dari strategi edukasi yang lebih kreatif untuk mendukung gerakan “Pulauku Nol Sampah”.

Gagasan tersebut lahir dari hasil musyawarah bersama warga Kelurahan Pulau Panggang yang menginginkan adanya figur yang dapat menjadi pengingat pentingnya memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Pada saat musyawarah di Kelurahan Pulau Panggang, warga sepakat jika perlu ada ikon yang mengingatkan masyarakat untuk memilah sampah dan menjaga kebersihan pulau. Karena itu kami menggagas Bang Libra dan Mpo Lisa sebagai duta kebersihan lingkungan,” jelas Achmad.

Selain itu, Achmad menjelaskan, Bang Libra dan Mpo Lisa akan divisualisasikan sebagai ikon khas Kepulauan Seribu yang membawa berbagai pesan edukatif terkait pengelolaan sampah.

Keduanya juga akan dilengkapi atribut kampanye berisi ajakan menjaga kebersihan lingkungan dan membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah.

“Kehadiran mereka diharapkan dapat mengingatkan warga maupun wisatawan untuk bersama-sama menjaga kebersihan,” ucap Achmad.

Selain menyasar masyarakat lokal, kedua ikon tersebut juga akan dilibatkan dalam kegiatan penyambutan wisatawan yang berkunjung ke Kepulauan Seribu.

Melalui pendekatan yang lebih komunikatif dan ramah, pesan-pesan lingkungan diharapkan dapat tersampaikan secara efektif kepada para pengunjung.

Sementara itu, Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan menyambut baik inisiatif tersebut. Dia menilai pendekatan edukasi melalui ikon lingkungan dapat menjadi cara yang menarik untuk menumbuhkan budaya sadar lingkungan di tengah masyarakat.

“Mpo Lisa dan Bang Libra ini nantinya bertugas menyapa masyarakat dan wisatawan sekaligus mengajak mereka untuk memilah sampah. Ini menjadi salah satu cara edukasi yang menarik agar pesan menjaga kebersihan lingkungan dapat diterima dengan baik,” kata Fadjar.

Melalui inovasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu berharap kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah terus meningkat sehingga terwujud lingkungan pulau yang bersih, nyaman, dan bebas sampah. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar