Manokwari, indomaritim.com – Tim SAR gabungan melakukan operasi penyelamatan untuk mencari seorang penumpang KM Gunung Dempo yang dilaporkan terjatuh di sekitar perairan Pulau Roon, Selat Numamura, Teluk Cendrawasih, Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.
Kepala Basarnas Manokwari Yefri Sabaruddin di Manokwari, Rabu, mengatakan korban bernama Hery Wonda (26) terjatuh dari dek tujuh KM Gunung Dempo saat berlayar dari Wasior menuju Nabire pada Selasa (23/6) sekitar pukul 16.37 WIT.
“Informasi mengenai kejadian tersebut, kami terima dari Kepala PT Pelni Cabang Wasior Teluk Wondama Malik Abdul Rais pada hari ini sekitar pukul 15.00 WIT,” ujar Yefri.
Menurut laporan yang diterima, kru KM Gunung Dempo sempat melakukan upaya pencarian dan penyelamatan sesaat setelah korban terjatuh ke laut, namun upaya dimaksud dihentikan karena korban tidak berhasil ditemukan.
Basarnas Manokwari melalui Tim Rescue Unit Siaga SAR Teluk Wondama langsung bergerak menuju lokasi untuk melaksanakan operasi pencarian sekaligus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait agar proses pencarian dapat berjalan optimal.
“Lokasi kejadian berada berjarak sekitar 32,78 kilometer dari Unit Siaga SAR Teluk Wondama atau sekitar dua hingga tiga jam perjalanan menuju titik pencarian,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tim yang terlibat tidak hanya Unit Siaga SAR Wondama, melainkan Polairud Polres Teluk Wondama, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Wasior, PT Pelni, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Teluk Wondama.
Tim SAR juga melakukan koordinasi dengan masyarakat dan unsur potensi SAR di Kampung Yopanggar yang merupakan wilayah terdekat dengan lokasi kejadian guna memperluas upaya pencarian terhadap korban.
“Tim menggunakan sejumlah sarana pendukung berupa satu unit rescue carrier, satu unit perahu karet, satu unit sepeda motor, perangkat komunikasi, dan perlengkapan SAR lainnya,” ujarnya.
Berdasarkan prakiraan cuaca di wilayah operasi, kata dia, kondisi cuaca terpantau cerah dengan kecepatan angin berkisar 2-11 knot dari arah timur dan tinggi gelombang 0,5-1 meter dan hingga saat ini operasi pencarian korban masih berlangsung. (Edo)








Komentar