AS Tidak Akan Serang Iran Lagi Kecuali “Ada Alasan yang Jelas”

Istanbul, indomaritim.com – Wakil Presiden Amerika Serikat JD Vance memastikan Presiden Donald Trump tidak akan memulai kembali operasi militer di Iran, kecuali dengan adanya “tujuan yang jelas”.

“Apa yang saya dapat jaminkan adalah presiden tidak akan mengerahkan kembali personel kita kecuali jika dinilai perlu,” kata Vance pada Rabu.

Ia memperingatkan bahwa upaya apapun yang ditempuh Teheran untuk memulai kembali program nuklir atau menyerang kapal-kapal dagang akan memaksa Washington mengubah strateginya.

Wapres AS juga memastikan bahwa perundingan di Doha, Qatar, saat ini berlangsung lancar, dengan Washington senantiasa melakukan dialog dengan “niat baik”.

“Kami tentunya akan memperjuangkan supaya negosiasi ini memiliki peluang sebesar-besarnya untuk berhasil,” kata Vance seperti dikutip Antara.

Pada Juni lalu, AS dan Iran menyepakati sebuah nota kesepahaman untuk mengakhiri secara permanen perang yang berlangsung sejak Februari, kemudian membuka kembali pelayaran di Selat Hormuz dan mengakhiri blokade AS terhadap pelabuhan Iran.

Adapun negosiasi untuk kesepakatan akhir antara AS dan Iran, yang akan meliputi program nuklir Iran, masih berlanjut.

Wapres AS kemudian menyampaikan pendapatnya terkait politik internal Iran dengan melontarkan klaim bahwa banyak pihak di Teheran kini menyadari “kesalahan” dalam pemerintahan selama beberapa dasawarsa terakhir.

“Kami pikir kami sedang melihat momentum bagi masyarakat di sana yang berupaya membuka halaman baru,” kata dia, sembari mengakui ada pula sebagian golongan yang masih mempertahankan “cara lama”.

Sebelumnya, Presiden Trump mengatakan bahwa proses denuklirisasi di Iran “berlangsung dengan baik” seiring dengan kehadiran duta khususnya, Steve Witkoff dan Jared Kushner, di Doha.

Meski Gedung Putih menyampaikan optimisme terhadap jalannya negosiasi, Teheran secara resmi membantah adanya pertemuan langsung yang dijadwalkan dengan perwakilan AS.

Iran menegaskan bahwa segala bentuk dialog yang dilakukan dengan AS berlangsung melalui perantara. (HAA)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar