Jayapura, indomaritim.com – Tim SAR gabungan yang terdiri atas personel SAR Merauke, Kodaeral XI, Polair Polres Merauke dibantu ABK KM Lyly 03, sejak Senin dini hari mencari Abdul Rozak yang jatuh ke Sungai Maro.
Kepala SAR Merauke Rudi, di Merauke, Senin, mengatakan bahwa dari laporan yang diterima, Abdul Rozak (29) terjatuh sekitar pukul 01.30 WIT, saat hendak menuju ke kamar kecil atau toilet milik Hengki yang berada di pinggir Sungai Maro.
Korban terakhir kali terlihat mengenakan kaos lengan panjang berwarna biru dan celana pendek.
Setelah mendapat laporan, tim SAR gabungan yang berjumlah 10 orang kemudian menuju TKP untuk melakukan pencarian.
“Lokasi kejadian perkara (LKP) berada di koordinat 8°27’49.45″S – 140°25’14.94″E, berjarak sekitar 6,30 km dengan heading 7,81° arah utara dari Kantor SAR Merauke, dengan estimasi waktu tempuh 25 menit,” kata Rudi.
Ia mengatakan, saat melakukan pencarian korban dikerahkan tiga unit Rescue Car, yang didukung Rigid Buoyant Boat (RBB), perahu bermesin 40 PK, drone thermal (untuk pencarian visual udara berbasis suhu), HP Satelit, Handy Talky (HT), dan GPS Handheld.
Kondisi cuaca di area pencarian dilaporkan cerah berawan hingga terjadi hujan lokal, dengan pergerakan arah angin dari timur hingga tenggara berkecepatan 8–25 km/jam.
“Tim SAR juga mengimbau masyarakat dan awak kapal yang melintas di sekitar Sungai Maro agar segera menginformasikan ke petugas jika melihat tanda-tanda keberadaan korban,” kata Rudi. (Edo)














Komentar