Jakarta, indomaritim.com – Korps Marinir TNI Angkatan Laut (AL) memberikan penghargaan kepada prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir atas prestasi yang diraih selama menjalankan Operasi Badai Kasuari di Papua.
Dalam siaran pers resmi yang diterima di Jakarta, Sabtu, penghargaan tersebut diserahkan Panglima Korps Marinir (Pangkormar) Letnan Jenderal TNI (Mar) Endi Supardi di Lapangan Apel Brigif 1 Marinir, Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (10/7).
Menurut Antara, Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir Kolonel Marinir Rana Karyana mengatakan selama bertugas di Papua, Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 10 Marinir berhasil melaksanakan sejumlah operasi terhadap Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM).
“Korps Marinir berhasil melumpuhkan sejumlah personel dan tokoh TPNPB-OPM, mendorong beberapa anggota kelompok bersenjata kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi, merebut empat markas utama, menghancurkan 15 markas sektor, mengamankan 56 rumah kaki seribu, serta menyita berbagai barang bukti berupa senjata api, amunisi, alat komunikasi, atribut TPNPB-OPM, dan dokumen organisasi,” kata Rana.
Atas capaian tersebut, Pangkormar memberikan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa (KPLB), kesempatan mengikuti pendidikan, serta penugasan ke luar negeri bagi prajurit yang berprestasi.
“Pada kesempatan yang sama, Pangkormar juga menyerahkan Piagam Penghargaan Nomor 70/VII/2026 sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan prajurit dalam Operasi Badai Kasuari,” ujar Rana.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat memotivasi seluruh prajurit Korps Marinir untuk terus meningkatkan profesionalisme dan menjalankan tugas secara optimal dalam setiap penugasan operasi. (RR)













Komentar