Ditanggung, Biaya Perawatan Korban Selamat Kapal Nurul Salsa

Daerah, Info Maritim251 Dilihat

Makassar, indomaritim.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan memastikan menanggung semua biaya perawatan lima korban selamat dari Kapal Layar Motor (KLM) Nurul Salsa 01 yang saat ini dirawat di RSUD KH Hayyung Selayar.

Bupati Kepulauan Selayar Muhammad Natsir Ali dalam keterangan diterima di Makassar, Senin, menyampaikan semua korban selamat tidak perlu memikirkan biaya pengobatan di rumah sakit karena ditanggung sepenuhnya pemerintah daerah.

“Seluruh biaya pengobatan korban selamat ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar,” ujarnya seperti dikutip dari Antara.

Sebanyak lima korban yang berhasil diselamatkan oleh kapal nelayan KLM Mattoanging 04 asal Kabupaten Bulukumba itu, masing-masing Sitti Amang (55), Andi Samad (62), Asseng (23), Diska (7), dan Ardita (17).

Selain menjamin biaya perawatan, ia juga menyampaikan perhatian khusus kepada Diska (7) yang selamat dari musibah tersebut. Diska akan diberikan beasiswa oleh pemerintah daerah.

Kedua orang tua Diska yang turut menjadi penumpang KLM Nurul Salsa hingga kini masih dinyatakan hilang dan masih berada dalam daftar pencarian tim SAR.

Ia mengungkapkan berdasarkan data empat tahun terakhir, telah terjadi 69 kecelakaan laut di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Dari jumlah tersebut, tercatat 326 orang berhasil diselamatkan, 15 orang meninggal dunia, dan 38 orang hingga kini belum ditemukan.

Oleh karena tingginya angka kecelakaan laut yang hampir terjadi setiap tahun di wilayah itu, dirinya berharap pemerintah pusat dapat meningkatkan status Pos SAR Selayar menjadi Kantor SAR agar didukung dengan personel dan peralatan yang lebih memadai.

“Saya melihat kejadian serupa hampir setiap tahun berulang. Besar harapan saya Pos SAR Selayar dapat ditingkatkan menjadi Kantor SAR, sehingga ada penambahan personel dan peralatan yang memadai sesuai karakteristik perairan Kabupaten Kepulauan Selayar,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar terus berkoordinasi dan berkolaborasi dengan Basarnas, Kodaeral VI Makassar, TNI-Polri, serta para nelayan di sekitar lokasi kejadian untuk memaksimalkan pencarian korban yang hingga kini masih belum ditemukan.

Ia berharap, seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat segera ditemukan sehingga memberikan kepastian bagi keluarga yang hingga saat ini masih menanti kabar orang-orang tercinta. (Hes)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar