Jakarta, indomaritim.com – Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kawasan Sunda Kelapa mengaku terkendala dalam memeriksa tiga unit kapal yang terbakar di Dermaga Muara Angke, Kecamatan Pluit, Jakarta Utara, pada Minggu (19/7).
“Kondisi kapal masih panas hari ini dan kami menunggu semua bagian kapal dingin dulu,” kata Kanit Reskrim Polsek Kawasan Sunda Kelapa AKP Ery Suroto di Jakarta, Senin.
Menurut Antara, selain masih dalam kondisi panas, kapal tersebut masih mengeluarkan api pada Minggu (19/7) malam.
“Kami masih menunggu kondisi kapal dingin. Biasanya bisa sampai seminggu,” kata dia.
Ia mengatakan petugas sudah memasang garis polisi di kapal tersebut untuk memastikan bagian kapal tidak dimasuki orang dan sejumlah barang bukti di dalam kapal tidak diganggu.
Selain itu petugas telah memeriksa atau mengambil keterangan dari dua orang, namun pemilik kapal belum dimintai keterangan.
“Pemilik kapal masih menjalankan ibadah umroh dan nanti jika pulang akan kami mintai keterangan,” kata dia.
Sebelumnya, Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu menduga kebakaran yang menghanguskan tiga kapal yang sedang bersandar di Dermaga Muara Angke, Kecamatan Pluit, Jakarta Utara, pada Minggu (19/7) pagi dipicu korsleting listrik saat proses perbaikan kapal.
“Informasi dari saksi kebakaran dipicu korsleting listrik saat perbaikan kapal,” kata Kasiops Gulkarmat Gatot Sulaeman di Jakarta, Minggu.
Menurut keterangan saksi, mereka melihat kepulan asap dari kapal yang sedang melakukan perbaikan atau docking kapal di lokasi tersebut.
Saksi kemudian mencoba meminta bantuan warga di sekitar lokasi. Namun, api semakin membesar dan mereka meminta bantuan dari pemadam kebakaran.
“Total ada tiga kapal yang terbakar,” kata dia. (Hes)








Komentar