Arab Saudi Cegat dan Hancurkan Drone Iran

Ditargetkan serang fasilitas minyak Arab Saudi

Internasional12 Dilihat

Istanbul, indomaritim.com – Arab Saudi mengatakan sistem pertahanan udaranya telah mencegat dan menghancurkan sejumlah pesawat nirawak (drone) yang diluncurkan dari wilayah Irak dan menargetkan fasilitas minyak di kerajaan tersebut.

Dalam pernyataannya pada Senin, Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengatakan drone-drone tersebut ditembak jatuh dalam beberapa jam terakhir sebelum mencapai fasilitas minyak di Provinsi Timur dan wilayah Riyadh.

Kementerian tersebut menambahkan bahwa upaya serangan itu berasal dari wilayah Irak dan dilakukan oleh “milisi teroris yang didukung Iran.”

“Arab Saudi berhak untuk membela diri, wilayahnya, dan infrastruktur penting, serta memiliki hak untuk merespons pada waktu dan tempat yang tepat,” kata kementerian tersebut seperti dikutip Antara.

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengecam serangan tersebut, dan menegaskan tekad kerajaan “untuk menjaga keamanan dan kedaulatannya, mencegah para agresor, serta menggunakan haknya untuk merespons sumber serangan”.

Kementerian itu juga menyerukan pemerintah Irak untuk mengambil seluruh langkah yang diperlukan guna memastikan wilayah negaranya tidak digunakan sebagai titik peluncuran serangan terhadap Arab Saudi.

Hingga kini, belum ada komentar dari Irak terkait pernyataan Arab Saudi tersebut.

Insiden ini terjadi meskipun baru-baru ini terdapat jeda dalam pertukaran serangan militer langsung antara Amerika Serikat dan Iran.

Pada Minggu, seorang juru bicara militer Iran mengatakan Teheran menghentikan operasi militernya setelah AS menghentikan serangannya terhadap Iran dalam dua hari terakhir.

Menurut Axios, Presiden AS Donald Trump memerintahkan militernya untuk menangguhkan serangan lebih lanjut terhadap Iran setelah hampir dua pekan serangan dilakukan setiap hari.

Ketegangan kedua negara meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Washington melancarkan serangan terhadap Iran, sementara Teheran meresponsnya dengan menargetkan apa yang disebutnya sebagai fasilitas dan peralatan militer AS di sejumlah negara di kawasan. (RR)

PERINGATAN!
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel/gambar/video/infografis tanpa izin tertulis dari redaksi indomaritim.com.

Komentar