Indramayu, indomaritim.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Indramayu mengerahkan lima armada untuk memadamkan kebakaran tiga kapal di Pelabuhan Karangsong, Indramayu, Jawa Bara, Kamis.
Kepala Bidang Damkar Satpol PP dan Damkar Kabupaten Indramayu Jajat Wibisono mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 13.20 WIB, kemudian personel dan armada langsung diberangkatkan ke lokasi.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 13.20 WIB, kemudian langsung mengerahkan tiga armada damkar dan dua armada dari kodim untuk melakukan pemadaman,” katanya di Indramayu, Kamis.
Selain mengerahkan lima armada, pihaknya menurunkan 11 personel, yakni tujuh personel dari markas komando dan empat personel dari Pos Damkar Jatibarang.
“Proses pemadaman turut dibantu personel TNI, babinsa, dan warga sekitar,” katanya.
Ia mengatakan kebakaran menghanguskan tiga kapal yang sedang bersandar di pelabuhan, lima tumpukan jaring ikan, dua sepeda motor, satu mobil, serta sejumlah warung di sekitar lokasi.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sedangkan penyebab kebakaran hingga kini masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Dia menjelaskan informasi mengenai dugaan kebakaran dipicu pengisian solar ke kapal belum dapat dipastikan karena masih memerlukan pendalaman.
Proses pemadaman, kata dia, berlangsung sekitar satu jam hingga kobaran api berhasil dikendalikan dan tidak meluas ke objek lain di kawasan pelabuhan.
Dalam proses penanganan kebakaran, petugas menghadapi kendala berupa kepulan asap tebal dan embusan angin kencang yang membuat api cepat membesar saat pertama kali tiba di lokasi.
Ia menyampaikan asap hitam dari kebakaran membumbung tinggi di kawasan pesisir Karangsong dan terlihat dari sejumlah tempat, sehingga menarik perhatian warga untuk berdatangan ke lokasi kejadian.
Akibat kebakaran tersebut, kata dia, bagian dek tiga kapal mengalami kerusakan, sedangkan tumpukan jaring ikan serta kendaraan dan warung di sekitar lokasi ikut terbakar.
Ia menuturkan hingga kini, besaran kerugian akibat kebakaran masih dalam pendataan, sedangkan kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran.
“Penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih didalami oleh pihak yang berwenang,” ucap dia. (Hes)













Komentar